Ny Susi Slamet Kariyono Pimpin DWP Periode 2014 – 2019
Selasa, 28 April 2015
BANYUWANGI – Ny Susi Slamet Kariyono kembali memimpin korps organisasi wanita Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banyuwangi periode masa bhakti 2014 – 2019. Susi terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Kabupaten (Musda) III DWP, di Gedung Wanita Paramitha Kencana, Selasa (28/4).
Terpilihnya Susi mengalahkan empat kandidat ketua, yakni Ny Titin Sulihtiyono, Sri Muawanah Pua Jiwa dan Ririn Huda. Dari total 88 pemilih, Bu Sekda Kabupaten Banyuwangi ini, mendapatkan 59 suara, sementara Ririn Huda 4 suara, Sri Pua Jiwa 3 suara dan Ny Titin Sulihtiyono 2 suara. DWP Kabupaten Banyuwangi terdiri dari 70 unsur pelaksana yang meliputi DWP pelaksana dinas, badan, kantor, kecamatan serta instansi vertikal. Total jumlah anggota DWP Kabupaten Banyuwangi sekitar 4.377 anggota. Namun yang memberikan suara tiap satuan kerja diwakili satu pengurus.
Sebagai Ketua DWP Kabupaten terpilih Susi Slamet Kariyono ini menyatakan siap melaksanakan kembali semua visi dan misi sesuai AD/ART DWP. Menyadari tantangan ke depan yang semakin sulit, DWP harus benar-benar menyiapkan SDM yang handal. Sehingga bisa melaksanakan program kegiatan sebagaimana yang telah digariskan dalam tahapan-tahapan di renstra 2015 – 2019 pusat. “Kami harapkan semua anggota senantiasa membekali diri dengan pendidikan dan ketrampilan serta menambah wawasan,” kata Susi Slamet Kariyono.
Sebelum terpilih menjadi ketua kembali, Ny Susi Kariyono juga juga menyampaikan laporan dan evaluasi Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) DWP periode 2009- 2014.
Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Banyuwangi, Ny Dhani Azwar Anas, mengatakan, dengan telah digelarnya Musda untuk pemilihan Ketua DWP membuktikan demokrasi di organisasi wanita isteri para PNS ini berjalan dengan baik.”Saya berharap ketua terpilih bisa membawa DWP menjadi sebuah organisasi yang memiliki banyak inovasi, berpikir kreatif serta berperan aktif ikut mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Ny Dhani Azwar Anas.
Selain itu Ny Dhani juga meminta DWP, lebih aktif memberikan perlindungan terhadap anggota para PNS. Karena saat ini banyak sekali masalah-masalah yang terjadi di lingkungan PNS. “Harapan kami DWP bisa menjadi tempat penyelesaian masalah para anggota sendiri,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten ini.
Sebelum dilakukan sidang pemilihan ketua DWP, Musda dibuka Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Dalam kesempatan ini, Bupati Anas menyampaikan aspresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Musda DWP III. Ini menunjukkan peran aktif DWP sangat besar terhadap kelangsungan pemerintahan di Banyuwangi. “Berkat peran ibu-ibu DWP mendukung karir suaminya untuk bekerja lebih baik. Birokrasi kita jadi kompak dan solid. Saya mengucapkan terima kasih pada ibu-ibu DWP,” ujar Bupati Anas.
Dengan kompaknya birokrasi ini lanjut Bupati Anas, Banyuwangi banyak menorehkan keberhasilan di berbagai bidang, baik di tingkat regional maupun nasional. Diantaranya, di bidang keuangan Banyuwangi meraih penghargaan WTP penuh dari BPK selama dua tahun berturut-turut. Begitu juga kinerja pemerintahan Banyuwangi juga mendapat rapor bagus dari pemerintah sebagai kabupaten terbaik dan mendapat penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara Utama dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Anugerah ini diberikan untuk kabupaten/kota dengan perencanaan pembangunan terbaik.
“Saya berharap prestasi DWP juga meningkat mengikuti prestasi Banyuwangi. DWP harus inovatif, kreatif memiliki peran-peran yang menonjol khususnya bagaimana mengangkat derajat kaum perempuan. DWP jangan menangani urusan makanan sudah harus ada ide-ide yang berlian demi kemajuan Banyuwangi,” kata Bupati Anas.
Selain Bupati dan Ny Dhani Azwar Anas, hadir dalam pembukaan Musda kali ini, Dewan Penasehat DWP yang juga Sekretaris Daerah Kab. Banyuwangi Slamet Kariyono, Ketua GOW, Minuk Yusuf Widiyatmoko, dan pejabat teras pemkab terkait serta seluruh anggota DWP se Kabupaten Banyuwangi. (Humas & Protokol)