Outlet Oleh-oleh Khas Banyuwangi Diresmikan di Bali
Selasa, 3 Desember 2013
BALI – Sebuah outlet oleh-oleh khas Banyuwangi baru saja diresmikan di bilangan Jalan Raya Tuban, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (01/12) lalu. Outlet tersebut menjual berbagai barang kerajinan seperti batik, asesoris,makanan dan minuman khas Banyuwangi, serta memberikan info pariwisata tentang Banyuwangi dan lain-lain.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas hadir langsung untuk meresmikan outlet yang sengaja disewa Pemkab Banyuwangi sebagai sentra berkumpulnya para pengusaha, pemerhati IKM dan warga Banyuwangi yang merantau di Bali, khususnya yang tergabung dalam IKAWANGI (Ikatan Keluarga Banyuwangi) Dewata. Outlet yang disewa selama 2 tahun dengan harga per tahunnya sebesar Rp. 75 juta itu digadang-gadang mampu mempercepat tumbuh kembang Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Banyuwangi.
Dikatakan oleh Bupati Anas ketika me-launching outlet tersebut, Pemkab sekarang mulai ingin merubah cara-cara memasarkan produk Banyuwangi. “Sebelumnya, produk-produk unggulan Banyuwangi dipasarkan lewat pameran-pameran di luar kota. Tapi mulai saat ini, pameran yang justru tak efisien dana itu kami ubah dengan pemakaian information technology (IT), termasuk juga di outlet ini. Karena selain hemat, jangkauannya pun lebih luas,”ujar Bupati yang menetapkan bulan Desember sebagai awal mula diberlakukannya pemasaran via IT. Ke depan bupati berharap, outlet ini diisi dan dikembangkan oleh para pengusaha Banyuwangi di Bali.
Dikuatkan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Hary Cahyo Purnomo, keberadaan outlet ini akan ter-connecting dengan gedung pamer Disperindagtam yang ada di Banyuwangi. Perkembangan produk Banyuwangi khususnya di Kuta sangat menggembirakan. “Sekarang tidak perlu bingung lagi mencari produk unggulan Banyuwangi di Bali. Selanjutnya untuk akses pembelian yang lebih besar bisa dilakukan di Banyuwangi,”terangnya.
Sedianya, grand opening outlet ini direncanakan dibuka pertengahan Desember. Namun, melihat antusiasme masyarakat Banyuwangi di Bali, pemkab memajukan jadwal launching-nya di awal Desember. Sekaligus merangkai kegiatan ini dengan acara Banyuwangi Gathering Night in Bali yang diadakan pada malam harinya di Sanur Paradise Plaza Hotel. Dan benar saja, sejak awal dibuka pada pagi harinya, transaksi di outlet ini sudah mencapai Rp 9 Juta.
Selain dihadiri Bupati Anas, kegiatan ini diikuti pula oleh anggota Forum Pimpinan Daerah, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekkab Slamet Kariyono dan para kepala SKPD. Juga Ketua Umum IKAWANGI Dewata, Ketua IKAWANGI cabang Badung, Tabanan dan Gianyar dan beberapa masyarakat Banyuwangi di Bali. Selain itu hadir pula para pemuka suku dan adat di Bali. Untuk membayarkan rasa rindu warga Banyuwangi di Bali, acara ini juga diisi dengan berbagai kesenian berupa tari dengan iringan gending khas Banyuwangi, dan lagu-lagu Osing yang diiringi gitar akustik. (Humas & Protokol)