Pantai Boom Akan Punya Patung Gandrung Ikonik Seperti Merlion di Singapura
Selasa, 25 Maret 2014
BANYUWANGI – Sebentar lagi wajah Pantai Boom yang biasanya kotor dan kumuh akan berubah. Sebab pantai yang ramai dikunjungi masyarakat Kota Banyuwangi tiap akhir pekan ini akan dibersihkan dan ditata rapi. Targetnya dalam dua bulan ke depan Pantai Boom sudah menjadi tempat wisata yang bersih dan nyaman.
Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan penataan Pantai Boom untuk mengubah image pariwisata Banyuwangi yang kotor dan kumuh. Apalagi pantai ini paling banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan dari luar daerah karena letaknya yang dekat pusat kota. “Kalau sekarang banyak yang protes katanya wisata Banyuwangi bagus tapi ternyata setelah didatangi kotor, maka kita harus mengubah image ini,” kata Bupati saat mengadakan pertemuan dengan Kepala SKPD, Camat dan Lurah di Pendopo Shaba Swagata, Senin Malam (23/3).
Tidak tanggung-tanggung, untuk menyulap Pantai Boom menjadi tempat wisata yang indah Bupati Abdullah Azwar Anas menggandeng empat arsitek kenamaan yakni Budi Pradono, Yori Antar, Adi Purnomo dan Andra Matin. Bupati juga sempat menunjukkan salah satu gambar pantai indah di negara Cekoslowakia yang diimpikan sebagai masa depan Pantai Boom. “Mulai pintu masuk sampai lokasi pantai akan didesain oleh arsitek. Nanti juga akan dibuat patung Gandrung sebagai ikon Pantai Boom. Jadi orang belum lengkap kalau belum foto di depan patung ini,” ujarnya.
Penataan juga dilakukan dengan menata para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir Pantai Boom. Para PKL itu akan dipindah ke barat jalan sehingga lokasi yang sebelumnya berdiri warung menjadi ruang terbuka. “Namun, tidak boleh ada penambahan PKL baru karena tempatnya tidak akan cukup,” kata Bupati. Agar kawasan pantai bersih, kuda-kuda yang bisanya disewakan kepada pengunjung juga wajib dilengkapi dengan kantong kotoran.
Sebagai atraksi wisata, gedung-gedung tua yang ada di seputar Pantai Boom akan dipertahankan sebagaimana aslinya, hanya akan dibersihkan. Tempat-tempat billiard yang bertebaran disitu juga akan dipindahkan. “Kita ingin Boom menjadi tempat wisata yang nyaman bagi keluarga,” tuturnya. (Humas & Protokol)