Panwascam & KPU Diminta Tingkatkan Koordinasi dan Komunikasi Hadapi Pemilu Mendatang
Senin, 11 Maret 2013
BANYUWANGI – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuwangi diminta untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam menghadapi pemilu mendatang. Pesan itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ketika menghadiri pelantikan anggota Panwascam, Senin (11/3) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Tak hanya itu, di depan 72 anggota Panwascam yang dilantik, Bupati juga meminta agar infrastruktur teknologi untuk mendukung penyimpanan data juga dipersiapkan dengan baik. “Saya berharap Panwas tidak cuma merancang kegiatan hingga selesai, tapi juga menyiapkan infrastruktur teknologinya. Apalagi Banyuwangi dinilai sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang infrastruktur teknologinya meningkat pesat,”ujar Bupati.
Pentingnya Information and Communication Technology (ICT) yang sistemik, kata Bupati, akan memperkecil timbulnya konflik dan penyalahgunaan data. “Dan yang terpenting, yang harus diwaspadai dalam pemilu mendatang adalah trend pemilih yang tidak datang ke tempat pemilihan suara, seperti kasus pemilihan gubernur di Sumatra Utara. Karena itu perlu dilakukan target politik sejak dini yakni mengedukasi masyarakat tentang perlunya kehadiran pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jangan sampai rakyat menjadi apatis menyalurkan hak suaranya di TPS,”tegas Bupati.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Banyuwangi Rorry Desrino Purnama berharap, anggota Panwas akan segera bekerja, mengawal demokratisasi sesuai tugas pokok dan fungsinya seperti yang diharapkan bersama.”Panwas diharapkan bisa menjadi lembaga yang mampu mencegah dan menangani pelanggaran pemilu. Adanya Panwas akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, sekaligus mengawal integritas penegakan hukum pemilu,”ujar Rorry.(Humas & Protokol)