Pasar UMKM Banyuwangi Makin Luas, Transaksi Banyuwangi Mall Tembus Rp. 64,4 Juta

Sabtu, 23 April 2016


Banyuwangi – Produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) Banyuwangi makin diminati daerah lain. Terbukti tiga hari pasca diluncurkan, portal belanja online Banyuwangi Mall  berhasil membukukan 258 transaksi dengan nilai mencapai Rp. 64,4 juta. Transaksi tersebut tercatat berasal dari berbagai daerah di antaranya Bandung, Denpasar, dan Surabaya.

Sejumlak pelaku usaha kecil mengaku puas dengan pemasaran lewat secara on-line ini. Salah satunya adalah Feriyanto (46). Pemilik rumah batik Canting Mustika ini mengaku Banyuwangi Mall sangat membantu promosi usaha batiknya. Selama ini, terang Feri, dia memasarkan produknya hanya melalui broadcast via Blacberry Messanger (BBM) sehingga jangkauannya masih terbatas.

Namun sekarang, sejak bergabung dalam Banyuwangi Mall, jangkauan promosinya semakin luas ke berbagai daerah. “Baru dua hari saja, saya sudah mendapatkan lima orderan. Saya optimis melalui Banyuwangi Mall penjualan batik saya akan meningkat. Dan yang membuat senang, customer nya ada yang dari Bandung lho,” ceritanya dengan bersemangat.

Feri menambahkan, selain mampu mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM, digital market place ini juga bisa menjadi stimulan kreativitas para pelaku UMKM di Banyuwangi.

“Setelah tahu pelanggan sudah mulai banyak dan meluas ke luar daerah, saya semakin terpacu untuk berkreasi. Saya akan menciptakan motif-motif batik yang baru dan pasti limited edition. Supaya pelanggan puas dan tetap setia membeli batik saya,” kata Feri.

Banyuwangi Mall merupakan situs belanja khusus bagi pelaku UMKM Banyuwangi untuk memasarkan produk unggulan mereka yang beralamatkan di  www.banyuwangi-mall.com

Begitu halnya dengan Anita Yuni yang selama ini menekuni pembuatan aksesori wanita. Anita yang produknya turut dipasarkan dalam Banyuwangi Mall ini menilai Banywuangi Mall sangat membantu memasarkan produk-produknya.

"Sangat bermanfaat sekali bagi kami, setahu saya tidak ada daerah yang turun langsung membantu memasarkan dengan cara yang kekinian seperti ini. Apalagi orang jaman sekarang kalau mau beli produk tinggal buka HP-nya," ujar Anita yang mengusung brand Hijabox.

Anita pun optimis produknya lebih cepat dikenal dengan cara pemasaran model online ini. Bahkan Anita telah mematok target setelah sukses menjual aksesoris ini, dalam waktu dekat akan segera memasarkan baju rancangannya lewat situs ini juga. Anita juga terkenal sebagai desainer fashion yang konsisten mengangkat batik Banyuwangi berpewarna alam.

"Dalam waktu dekat segera koleksi rancangan baju saya akan kami bawa ke Rumah Kreatif untuk diproses dan dipasarkan di Banyuwangi MAll," ujar Anita. 

Rumah Kreatif adalah sebuah bangunan yang didirikan pemkab sebagai pusat operasional Banyuwangi Mall. Di gedung ini, aktivitas product development, mulai dari administrasi, penanganan order, pengiriman barang, hingga kegiatan kreatif seperti pemotretan produk dan desain grafis UMKM dilakukan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Alief Rahman Kartiono mengatakan sebelum diproses di Rumah Kreatif, setiap UMKM yang hendak berpromosi produk di Banyuwangi Mall ini wajib dilakukan verifikasi di Klinik UMKM yang ada di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM. Di klinik ini, semua produk yang hendak dipasarkan akan diteliti mulai dari kualitasnya, keabsahan produknya apakah UMKM tersebut sebagai produsen atau perantara.

”Jadi UMKM yang akan masuk ke digital market place, digodok di Klinik UMKM dan Rumah Kreatif ini. Akan diperiksa mutu dan kemasan produknya. Yang belum memenuhi syarat, misalnya perlu uji laboratorium keamanan pangan, diarahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendapatkan fasilitasi uji laboratorium gratis,” pungkas Alief.

Dinas Koperasi pun terus melakukan pelatihan operasional website situs belanja Banyuwangi Mall. Tujuannya, para pelaku UMKM tersebut dapat melakukan bisnis on-line secara mandiri. "Mereka juga kami latih cara packaging produk yang tepat. Sehingga saat pengiriman tetap aman dan tidak rusak setiba di tempat tujuan," pungkas Alief. (Humas)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :