Pastikan Layanan Publik Jalan, Bupati Sidak Kelurahan
Senin, 22 Juli 2013
BANYUWANGI – Untuk memastikan apakah masyarakatnya telah mendapat layanan one stop service gratis yang berbasis Information Technology (IT), Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kelurahan, di Kecamatan Banyuwangi ,Senin (22/7). Ada enam kelurahan yang dikunjungi Bupati Anas bersama Kepala Bagian Humas dan Protokol dan awak media. Yakni, Kelurahan Singotrunan, Lateng, Mandar, Kelurahan Kepatihan, Karangrejo dan Kelurahan Sobo.
Selama sidak di masing-masing kelurahan, Bupati Anas langsung melihat layanan publik dan bertanya lamanya layanan yang berbasis IT di kelurahan ini kepada masyarakat. Mulai di Kelurahan Singotrunan sebagai sasaran sidak pertama hingga Kelurahan Sobo sebagai akhir sidaknya. Saat memasuki kantor kelurahan Bupati langsung mengecek layanan yang dioperatori para staf kelurahan ini. “Dalam sehari berapa orang yang dilayani? Bagaimana, apa semua pengajuan masyarakat bisa ditangani ?,” tanya Bupati Anas.
Selain bertanya tentang layanan publik, Bupati Anas juga sempat memperhatikan kondisi lingkungan di setiap kelurahan. Salah satunya, Puskesmas Mandar. Puskesmas yang berdampingan dengan Kelurahan Mandar ini kondisinya sangat memprihatinkan. Bupati langsung meminta ajudannya untuk mencatat kerusakan-kerusakannya untuk diteruskan ke SKPD terkait guna memperbaikinya. Yakni, ruang tunggu yang harusnya terpisah dengan ruang pelayanan puskesmas dan pintu masuk puskesmas yang sudah rusak.
Selain Kelurahan Mandar, Bupati juga berjanji akan memperbaiki kondisi kantor Kelurahan Kepatihan yang atap terasnya bocor dan plafon pendopo kelurahan yang rusak dan copot semua. “Ini atapnya perlu direhab ringan. Termasuk plafon pendopo kelurahan yang sudah rusak,” kata Bupati.
Ditambahkan Bupati, tujuan sidak ini sebenarnya Bupati ingin memastikan apakah pelayan publik sudah berjalan atau belum. Selain itu Bupati juga ingin melihat kebersihan dan kondisi kelurahan dari dekat. “Ternyata banyak saya temui kondisi kantor yang masih kurang bersih. Juga ada beberapa ruang tunggu dan kantor masih jadi satu. Seperti di Kelurahan Mandar tadi. Untuk pelayanan ini saya juga minta petugas harus menggunakan badge of name, agar kalau ada keluhan dari masyarakat bisa langsung tahu siapa yang melayani,” tutur Bupati. (Humas dan Protokol)