Pedagang Baju Putih Ketiban Berkah Selama Ramadhan

Kamis, 25 Juni 2015


BANYUWANGI – Kebijakan pemkab yang mewajibkan PNS memakai baju putih selama Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang. Bahkan mereka mampu meraup untung jutaan rupiah dari penjualan baju putih. Karena PNS minimal membeli baju putih untuk seragam Ramadhan bisa tiga sampai lima baju. Sehingga pedagang pun kebanjiran order selama kebijakan ini diterapkan.  

Seperti Ahmad Tohir, penjual baju di Pasar Banyuwangi yang mengaku menjelang puasa tiga hari stok baju putihnya sudah habis. Sejak mendengar kabar PNS selama Ramadhan diharuskan memakai baju putih, Tohir langsung kulakan baju koko dan muslim putih cukup banyak. Harga yang ditawarkannya pun tidak begitu mahal dan sangat terjangkau. Baju yang dijual Tohir dijual dengan harga bervariasi ada yang Rp 55 ribu,  60 ribu hingga 85 ribu per potong.

 “Mengingat tahun lalu, saat pemkab mewajibkan PNS pakai baju muslim, saya langsung belanja dengan modal Rp 45 juta, dan untung Rp 75 juta. Makanya tahun ini saya kembali stok lumayan banyak. Dan Alhamdulilah, sebelum puasa tiba baju putih di toko saya sudah diserbu pembeli. Saat ini stok di sini sudah habis, tinggal empat potong ini,” kata Tohir sambil menunjukkan stok bajunya.

Hal yang sama juga diungkapkan Yudi Santoso, pedagang toko Al-Qozali di Pasar Banyuwangi mengaku stok baju putih yang dimiliknya sudah terjual habis. Di toko yang melayani pembelian eceran atau partai ini mengaku stok baju putih di tokonya tinggal beberapa kodi saja. Padahal dia sedia berkodi-kodi untuk persiapan lebaran. “Wah kalau mau cari baju putih tinggal ini, lainnya sudah diborong 20 kodi kemarin,” kata Yudi ketika ada pembeli tanya model yang baju yang dinginkan.

Selain Yudi dan Thohir, Alwi Assegaf, pemilik Toko Almira yang berada di perkampungan Arab, Kelurahan Lateng juga mengaku omzet penjualan baju putihnya naik 100 persen dari hari-hari biasa. Untuk baju putih yang ada di tokonya dijual rata-rata di atas 100 ribu dan 200 ribu per potong, dalam sepekan ini dia bisa laku sekitar Rp 3 juta. “Saya senang sekali dengan kebijakan ini, baju koko saya sehari bisa laku lima potong selama Ramadhan ini. Padahal jika tidak ada himbuan dari Pak Anas hanya orang-orang tertentu yang nyari baju putih,” ujar Alwi.(Humas Protokol)       



Berita Terkait

Bagikan Artikel :