Pelajar Asal Banyuwangi Jadi Duta Seni Indonesia di AS
Rabu, 18 Mei 2016
Banyuwangi - Satu lagi prestasi berhasil ditorehkan oleh pelajar Banyuwangi. Shafilano Kezya Effendi, siswa kelas 4 SDN 1 Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi menjadi salah satu duta Indonesia yang dikirim dalam perlombaan international Odyssey of The Mind di Iowa State University, Amerika Serikat pada 25-28 Mei besok.
Dalam perlombaan yang mengadu kreativitas antar pelajar yang diikuti oleh 25 negara tersebut, Kezya menjadi salah satu anggota grup dari dua grup yang mewakili Indonesia. Masing-masing grup terdiri dari tujuh pelajar yang telah terseleksi secara nasional. “Dipilih berkat saya juara 2 menyanyi FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional), pada tahun kemarin di Palembang,” cerita Kezya akan proses terpilihnya.
Dalam lomba di negeri Paman Sam itu, Indonesia akan menampilkan drama musikal berjudul The Kind of Animals. Kezya sendiri memerankan sebagai burung Camar yang pandai menyanyi. Kezya bersama enam anak Indonesia lainnya akan pentas memainkan operet anak-anak.
Sebelum bertolak ke Amerika, mereka dilatih langsung oleh artis pantomim Indonesia, Septian Dwi Cahyo selama dua minggu di Jakarta. Selain bercerita tentang keberhasilannya terpilih berangkat ke AS, Kezya pun dengan riang menceritakan perjalanan karir menyanyinya.
Diawali dari hobi menyanyi yang dimiliki Kezya, ibu Kezya pun memberanikan diri mendaftarkan anak sulungnya ini sejak umur 4 tahun. Berbekal suara merdunya, Kezya pun mulai memenangi sejumlah lomba tarik suara. Mulai dari tingkat kabupaten hingga bisa menjadi runner up FLS2N. "Alhamdulillah dengan bakat saya menyanyi ini bisa memenangkan macam-macam lomba. Saat ini, kalau saya daftar di tingkat kabupaten sudah sering ditolak ikut karena prestasi saya," tutur Kezya dengan polos.
Pada perhelatan FLS2N sendiri, Kezya sebelumnya telah menjadi pemenang lomba menyanyi di tingkat Kabupaten Banyuwangi, lalu provinsi dan akhirnya berlaga mewakili Jawa Timur di tingkat nasional. “Selain FLS2N, di tingkat nasional juga juara satu Kirana Semen Indonesia dan 50 besar Indonesian Idol Junior pada tahun kemarin,” aku putri pasangan Luvi Kurniawati dan Slamet Effendi tersebut.
Gadia cilik ini ternyata tidak hanya pandai menyanyi, namun sudah bisa menciptakan sebuah lagu. “Nanti, akan menyanyi lagu ‘I am Free’ yang aku ciptakan sendiri,” tutur gadis cilik yang juga pandai bermain piano dan menari ini. Kezya pun dengan kenesnya menyanyikan sepenggal lagu ciptaannya di hadapan penulis. "I am free, I am free. I can fly around the world. Thank you merlin, thank you pelicant.." Suaranya pun terdengar sangat merdu dengan lengkingan yang khas.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang menerima Keyza di ruang kerjanya berpesan untuk rajin berdoa. “Jangan lupa minta doa restu orang tua, guru-guru, dan sahabat-sahabatnya. Dan jangan lupa sholat tahajud dan sholat dhuha, biar bisa meraih apa yang dicita-citakan,” pesan orang nomor satu di Banyuwangi itu.
“Nanti, Kezya juga membawa kartu nama yang berisi tentang link-link yang mempromosikan Banyuwangi. Jadi Kezya tidak repot-repot menjelaskan tentang potensi dan pariwisata di Banyuwangi,” imbuh Bupati Anas kepada Kezya yang berencana mengenakan pakaian gandrung saat di Amerika Serikat itu. (Humas)