Pemkab Bagikan 63 Life Jacket kepada 9 Nakhoda Perahu Wisata

Kamis, 21 April 2016



BANYUWANGI  - Untuk meningkatkan keamanan  wisatawan, Pemkab Banyuwangi membagikan life jacket kepada para nakhoda perahu wisata, Kamis (21/4). Sebanyak 63 pelampung keselamatan tersebut diserahkan kepada 9 pelaku wisata yang ada di destinasi Grand New Watu Dodol, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

Life jacket ini berbentuk rompi yang terbuat dari bahan yang tidak tembus air. Di dalamnya terdapat pelampung dari plastik atau karet yang penggunaannya diikatkan pada tubuh. Cara mengenakannya praktis, seperti mengenakan pakaian. Life jacket ini adalah perangkat penyelamat paling vital saat terjadi kecelakaan di laut, terutama pada kapal tenggelam.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, MY Bramuda  mengatakan, tujuan  pemberian life jacket ini agar keselamatan wisatawan terjamin. " Dengan menggunakan life jacket sesuai Standard Operasional Procedure (SOP), akan lebih memberikan kepastian keselamatan bagi para pengunjung," kata Bram.

Diterangkan Bram, pemberian life jacket ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi dari para pihak.  "Kami melibatkan banyak pihak seperti Polisi Perairan (Polair), Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otorisasi Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi Banyuwangi untuk bisa membagikan life jacket ini kepada para pelaku wisata di wilayah Grand New Watu Dodol  secara gratis,” tukas Bram.

Bahkan, imbuh Bram, pemberian life jacket ini akan terus berlanjut. “Ini tidak akan berhenti sampai disini saja, tapi akan terus berkelanjutan. Pada tahap awal ini kami berikan life jacket pada para pelaku wisata di Grand New Watu Dodol ini, selanjutnya akan diteruskan di destinasi wisata pantai lainnya di Banyuwangi,” ujar Bram.

Sementara itu, Kepala KSOP, Agus Sularto mengatakan, pihaknya mewajibkan seluruh perahu wisata dilengkapi dengan life jacket. “Satu perahu wisata berisi 6 penumpang dan 1 nakhoda. Total ada 7 orang, yang berarti harus dilengkapi 7 life jacket. Di Grand New Watu Dodol  ini ada 9 perahu wisata yang semua penumpangnya kami wajibkan mengenakan life jacket  demi keamanan bersama,” ujar Agus.

Pemberian life jacket ini mendapat tanggapan baik dari Ketua Paguyuban Perahu Wisata Grand New Watu Dodol, Yusuf, yang mengaku bersyukur atas pemberian tersebut. “Kami senang mendapatkan bantuan life jacket ini. Sehingga dalam membawa penumpang tidak ada lagi kekhawatiran,” tandas pria 54 tahun ini.

Ke depan Yusuf berharap pemerintah daerah juga memberikan bantuan lainnya berupa perahu yang lebih layak seperti perahu tempel atau perahu yang dilengkapi mesin boat, agar kualitas wisata di Banyuwangi lebih maju. “Tidak masalah yang akan diberikan itu bentuknya bantuan atau kredit lunak. Yang penting kami bisa dibantu,” harap Yusuf. (Humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :