Pemkab Banyuwangi Tangani Intensif Finza, Bocah Penderita Thalassemia
Kamis, 25 Agustus 2016
Thalassemia<span 1.6em;"=""> (penyakit kelainan darah) asal Dusun Pondokasem, Desa kedungsari, Kecamatan Tegaldlimo. Pagi ini, Kamis (25/8), gadis cilik bernama Finza Eka Laura ini sudah dibawa dan dirawat di RSUD Blambangan Banyuwangi.
Dokter Spesialis Anak RSUD Blambangan dr. Sri Redjeki mengatakan Finza menderita Thalassemia mayor sejak usia 4 tahun, saat ini usianya sudah menginjak 8 tahun. Karena keterbatasan biaya, selama ini orangtuanya hanya sekali memeriksakan Finza ke dokter. Orangtua Finza pun baru membawanya ke puskesmas kemarin. “Saat ini perutnya sudah membesar akibat pembengkakan liver dan limpa,” kata dr. Sri.
Dr. Sri melanjutkan Finza akan langsung ditangani secara intensif. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui kalau Finza mengalami anemia akut akibat penyakit Thalassemia yang dideritanya.
“Finza mengalami sesak nafas dan lemas. Warna kulitnya juga pucat, ini menunjukkan kalau Hemoglobin (Hb) Finza rendah. Untuk menanganinya, kami akan segera melakukan transfusi darah untuk meningkatkan kadar Hb nya,” kata dokter Sri Redjeki, dokter yang menangani Finza.
Setelah transfusi darah, imbuh dokter, rumah sakit juga akan melakukan perawatan secara khusus untuk memperbaiki kondisinya. “Perawatannya akan dilakukan sampai Hb nya diatas 10. Kami juga akan berikan vitamin-vitamin untuk memperbaiki nutrisinya . Kalau kondisinya baik, Finza baru boleh pulang,” imbuh nya.
Selanjutnya, setiap satu bulan sekali Finza harus rutin ke rumah sakit untuk melakukan transfusi darah. Menurut dokter Sri, hal ini memang harus dilakukan seterusnya untuk mengatasi kekurangan oksigen akibat Anemia yang disebabkan mudah putusnya rantai Hemoglobin dalam darah Finza.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko yang mengunjungi Finza memastikan pemkab akan menanggung biaya perawatannya selama di RSUD Blambangan, karena Finza memang dari keluarga tidak mampu. “Begitu juga untuk pengurusan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, juga telah kami uruskan. BPJS ini bisa digunakan untuk biaya perawatan selanjutnya. Orangtua Finza tidak perlu mencemaskan masalah biaya pengobatan,” ujar Wabup.
Wabup Yusuf menegaskan jika Finza harus segera mendapatkan penanganan yang terbaik mengingat kondisinya yang mengkhawatirkan. “Ini sudah harus segera mendapatkan perawatan karena sudah ada pembengkakan pada liver dan limpanya. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu penyembuhan Finza.,” kata Wabup Yusuf.
Di sisi lain, orangtua Finza, Sri Utami (26), mengaku gembira dan bisa bernafas lega karena Finza telah mendapatkan perawatan dengan bantuan pemerintah. “Alhamdulillah anak saya sudah diobati. Matur nuwun, semoga anak saya bisa segera sehat,” ucap Sri lirih.
Thallassemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika, bawaan dari orang tua. Penyakit ini menyebabkan hemoglobin dalam sel darah merah tidak berfungsi secara normal. Dimana rantai hemoglobin mudah terputus/pecah sehingga penderita akan selalu mengalami anemia. (Humas)