Pemkab Bertekad Tingkatkan Peringkat Kinerja Pemerintahan Jadi 20 Besar
Rabu, 14 Agustus 2013
BANYUWANGI – Program pemerintah daerah akan terus berjalan. Akan sia-sia jika bupati dan wakil bupati membuat program tapi birokrasinya tidak kompak. Ungkapan itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam halal bihalal bersama PNS se-Kabupaten Banyuwangi di lapangan tenis indoor GOR Tawangalun, Selasa kemarin (13/8).
Di tengah ribuan PNS tersebut, selain meminta untuk meningkatkan kekompakan, Bupati Anas mengingatkan supaya PNS selalu disiplin. Dan yang tak kalah penting juga terus berusaha memperbaiki citra daerah. Dari yang sebelumnya kondang sebagai kota santet, kota dukun atau penglaris, supaya dirubah menjadi lebih baik. “Saya hanya laksana sekrup dalam bangunan ini. Tanpa didukung birokrasi yang luar biasa, mustahil bisa berjalan,”tandas bupati.
Ke depan, bupati bertekad untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah. “Kami bertekad, kinerja pemerintah daerah Banyuwangi tahun depan harus masuk 20 besar. Setelah sebelumnya pada 2011 Kementerian Dalam Negeri menempatkan Banyuwangi di peringkat 161 dan naik menjadi peringkat 26 pada tahun ini,”beber bupati. Untuk mencapai peringkat yang diimpikan tersebut, jelas ada upaya khusus yang harus dilakukan. “Saya instruksikan kepada seluruh PNS untuk belajar menggunakan Information Technology (IT). Semua harus terampil, sebab semua surat dan dokumen nantinya tidak lagi paper based, tapi menggunakan IT,”ujar mantan anggota DPR RI ini. Bahkan bupati juga berpesan agar PNS harus percaya diri. “Kalau PNS Banyuwangi ikut rapat di luar kota, harus duduk paling depan ya. Ikuti dengan optimis, banyak bertanya atau memberi masukan. Dan jangan pulang sebelum acara selesai. Kalau semua PNS seperti ini maka ke depan kita akan menjadi lebih baik,”pesan bupati.
Acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekretaris Daerah dan perwakilan dari PDAM ini juga menghadirkan motivator yang juga guru besar dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Gunawan Sumodiningrat, MEC. Selain itu juga ada tausiyah dari Ustad Abdul Ghoffar tentang indahnya silaturrahim. (Humas & Protokol)