Pemkab Cairkan Dana Hibah Pilkada
Selasa, 19 Mei 2015
BANYUWANGI - Anggaran pemilihan umum kepala daerah (pilkada) segera bisa dicairkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Ini setelah pemkab bersama KPU menandatangani nota naskah perjanjian hibah Senin malam (18/5) di Pendopo.
Ditemui usai melakukan koordinasi bersama KPU, Panitia Pengawas Pilkada dan tim anggaran daerah kemarin (18/5), Bupati Anas mengatakan pemkab telah menyiapkan anggaran Pilkada dalam APBD 2015 sebesar Rp 40 miliar. Dana tersebut berbentuk dana hibah untuk membiayai keperluan Pilkada yang bakal digelar Desember 2015 mendatang.
“Kita ingin agar anggaran pilkada bisa segera dicairkan. Sore koordinasi, malam ini (Senin 19/5), langsung saya tandatangani nota naskah hibahnya. Dalam waktu satu atau dua hari ini, akan masuk ke rekening KPU, sehingga minggu depan KPU bisa memulai proses pencairan sesuai kebutuhannya," ujar Anas.
Selain itu, Bupati Anas meminta KPU untuk tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penggunaan anggaran. Penggunaan dana harus cermat dan akuntabel. Untuk itu, lanjut Anas, koordinasi dengan pemda harus intens dan dijaga. “Saya berharap agar KPU selain sukses menyelenggarakan pilkada, juga bisa sukses mempertanggungjawabkan penggunaan dananya,” kata Anas.
Total anggaran untuk keperluan pilkada Banyuwangi sebanyak Rp 54,7 miliar. Hibah kepada KPU sebesar Rp 40 miliar, Panwaslu 9,7 miliar, sisanya untuk dana pengamanan.
Kepala Bagian Pemerintahan Anacleto Da Silva mengatakan selain dana yang sudah dianggarkan dalam APBD tersebut, KPU masih mengajukan usulan tambahan sebesar 7 miliar. “ Setelah melakukan konsultasi bersama KPU ternyata ada penambahan biaya-biaya yang belum terakomodasi. Nanti pemda akan menambahi anggaran tersebut lewat APBD perubahan 2015 ini,” terang Anacleto.
Dalam kesempatan yang sama kemarin (18/5), Ketua KPU Banyuwangi Samsul Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya sudah lega dengan kepastian pencairan dana pilkada yang telah mereka usulkan.
“Kami senang karena bupati segera menandatangani nota hibah. Kami berharap dana bisa cair maksimal dalam dua hari ke depan sehingga bisa segera menutup dana talangan pihak lain yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan sebelumnya,” papar Samsul.
Saat ditanya tentang penambahan usulan tambahan anggaran sebesar 7 miliar, Samsul menjelaskan bahwa anggaran tersebut merupakan kebutuhan untuk alat peraga kampanye dan sudah disetujui pemda untuk diajukan dalam APBD perubahan. (Humas Protokol)