Pemkab dan Pelindo Bersinergi Bangun Wisata Pantai Boom

Kamis, 27 November 2014


BANYUWANGI – Upaya keras Pemkab Banyuwangi yang tengah menata pantai boom menjadi sebuah tempat tujuan wisata baru yang cantik, bersih dan nyaman, menarik PT Pelindo III Cabang Tanjung Wangi untuk turut bergabung ikut membangun pantai tersebut.

Sebagai buktinya, Kamis (27/11) Direktur SDM dan Umum, Pelindo III Toto Heliyanto didampingi General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Wangi, Bangun Swastanto menyerahkan bantuan penataan tempat wisata pantai boom dan dana hibah bina lingkungan untuk pengembangan fasilitas pendidikan di wilayah pesisir pantai boom.

Penyerahan bantuan ini di terimakan kepada Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiyatmoko. Bantuan penataan pantai ini terdiri dari payung dan tempat tidur pantai sebanyak 15 unit, tempat sampah anrganik 10 unit dan dua amrol (bak tempat pembuangan sampah). Sedangkan bantuan dana hibah lingkungan diberikan diantaranya kepada persatuan penyandang disabilitas Rp 10 juta, Masjid At- Atawuh Rp 8, 5 juta dan Akadami Kelautan Banyuwangi (Akaba) Rp 35 juta. “Total hibah dan bantuan tahap II yang kami serahkan pada hari ini  sekitar Rp 2,3 miliar. Mudah-mudahan ini bermanfaat,” kata Toto Helianto.

Sementara itu, Wabup Yusuf Widiyatmoko, menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan dukungan PT Pelindo III dalam mewujudkan pantai boom menjadi tujuan wisata baru di ujung timur Pulau Jawa. “Kami berharap sinergitas ini akan terus berlanjut dan PT Pelindo mendapat untung yang banyak sehingga CSR (Cooporate Social Responsibilty) juga semakin besar. Saat ini kami sedang getol membangun pantai boom menjadi kawasan wisata yang menarik, kalau Pelindo masih mau bantu bisa sinergi memberikan sumbangan pohon-pohon untuk ditanam di pantai boom,” kata Wabup.

Saat ini wajah pantai boom memang tengah berbenah di sana sini. Menurut Kepala Dinas PU, Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Mujiono, selama tahun anggaran 2014 ini, pemkab Banyuwangi telah mengalokasinya dana sekitar Rp 2,5 miliar untuk menyulap pantai boom menjadi cantik dan bersih. Dari pintu masuk , kata Mujiono, jembatan telah di hotmixisasi. Sepanjang jalan lingkungan pesisir pantai telah dipaving dengan kualitas conblock K300 per meter. Sedangkan disisi utara tengah dibangun blok-blok yang diperuntukan bagi 24 Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan view menghadap laut. Yang disampingnya tengah dibangun empat toilet umum yang moderen. Sementara disisi selatan juga tengah dikebut pembangunan mushola terbuka. “Semua bangunan yang dibangun di Pantai Boom menggunakan konsep green buillding dengan arsitek tenama Adi Purnomo dari Jakarta,” terang Mujiono.

Karena di tahun 2014 masih belum tuntas rehab pantai boom, imbuh Mujiono akan dilanjutkan pengerjaanya di tahun anggaran 2015 yang dianggarkan sekitar Rp 4 miliar. Dana itu akan diperuntukkan untuk pembangunan lingkungan pendukung pantai wisata ini. Diantaranya jembatan menuju makam pahlawan 0825, jalan ke kampung Ujung akan di hotmix. Sementara jalan tanah arah menuju Kampung Mandar akan diperkeras. Yang lainnya akan meneruskan pavingisasi, PKL pembangunan pos Satpol PP, area parkir dan memindahkan kantor satuan polisi air ke tempat yang pas. (Humas Protokol)    

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :