Pemprov, Pemkab, dan PT Pelindo Siap Perindah dan Tata Kembali Pantai Boom

Minggu, 8 April 2012


Banyuwangi – Ucapan rasa syukur masyarakat pesisir Pantai Boom Banyuwangi atas hasil laut yang melimpah dituangkan dalam ritual petik laut dengan melarung sesaji kepala kerbau ke laut. Acara tersebut juga dirangkai dengan pagelaran wayang semalam suntuk di pinggir Pantai Boom saat bulan purnama. Acara pagelaran wayang bulan purnama yang disaksikan ratusan masyarakat itu, dibuka langsung oleh Bupati Abdullah Azwar Anas didampingi pejabat teras Pemkab Banyuwangi, camat, dan lurah yang berada di sekitar pesisir pantai (7/4). Pada acara tersebut Bupati menyampaikan dalam waktu dekat ini Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi dan PT. Pelindo akan melakukan penataan kembali Pantai Boom agar terlihat bersih dan nyaman.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pantai Boom merupakan tempat yang nyaman untuk wisata keluarga namun saat ini Pantai Boom terlihat kurang rapi dan kotor. Selain itu banyak orang yang mengeluh dengan keadaan Pantai Boom saat ini kepada Pemkab Banyuwangi, Namun lahan di Pantai Boom bukan milik Pemkab melainkan Pemprov Jatim dan Pelindo. “ Maka Pemkab tidak bisa langsung bertindak, untuk itu Pemkab berkirim surat kepada Pemprov Jatim juga Pelindo dan telah dijawab oleh kedua belah pihak untuk segera mengelola Pantai Boom bersama Pemkab Banyuwangi agar terlihat lebih baik ,“ kata Bupati. “ Dalam waktu dekat di sepanjang jalan Pantai Boom akan diberi lampu jalan agar lebih terang dan nyaman ,“ imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan kepada para pedagang di sepanjang Pantai Boom untuk menjaga kebersihan dan ketertiban. Tidak itu saja, Pantai Boom juga bisa menjadi tempat wisata alternatif selain  taman, karena tidak semua kabupaten memiliki pantai yang indah seperti ini. “ Para Pedagang Kaki Lima (PKL) juga perlu  menjaga kebersihan dan ketertiban, sehingga orang yang datang merasa nyaman dan dagangan para PKL dijamin laris,“ pesan Bupati.

Pada awal acara Bupati Azwar Anas memberikan santunan kepada anak yatim piatu juga anak nelayan yang kurang mampu di sekitar Pantai Boom. Diharapkan santunan tersebut menjadi tradisi baru agar Pantai Boom dan para nelayan diberi keselamatan dan keberkahan dari hasil laut yang melimpah. ( Humas & Protokol )  



Berita Terkait

Bagikan Artikel :