Penderita HIV/AIDS Banyuwangi Tembus 1532 Orang, KPA Gelar Penyuluhan
Kamis, 22 Agustus 2013
KALIPURO – Meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS di Banyuwangi hingga mencapai angka 1532 orang mengundang keprihatinan dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banyuwangi. Rabu kemarin (21/8) KPA mengadakan penyuluhan bahaya HIV/AIDS di Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang.
Uniknya, penyuluhan HIV/AIDS ini dikemas dalam bentuk gerobak dangdut untuk lebih menarik massa. Sejumlah artis dari dan luar kota Banyuwangi turut meramaikan kegiatan yang menyasar para Laki-laki Resiko Tinggi (LBT) ini.
Menurut Plh Sekretaris KPA Waluyo, SKP, MM, kegiatan itu juga diikuti dengan pembagian leaflet, kuesioner dan pembagian 18 ribu kondom. “Leaflet dan kuesioner yang kami bagikan berisi tentang bahaya HIV/AIDS. Sedangkan pembagian kondom dilakukan sebab alat kontrasepsi itu dianggap cukup ampuh mencegah penularan penyakit yang mematikan ini melalui hubungan seksual,”jelas Waluyo yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan pemberantasan Penyakit pada Dinas Kesehatan Banyuwangi ini.
Untuk mencegah agar penularan HIV/AIDS tak semakin meluas, KPA juga menyebarkan kondom tersebut ke klinik-klinik VCT, puskesmas-puskesmas, dan rumah sakit. “Setidaknya kami membantu memperbaiki kondisi yang buruk ini dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya di Kecamatan Banyuwangi, Muncar, Singojuruh dan Genteng yang temuan kasus HIV/AIDS-nya cukup banyak,”pungkas Waluyo. (Humas & Protokol)