Pendidikan Bertujuan Menciptakan Anak yang Bahagia

Senin, 17 Maret 2014


BANYUWANGI – Ini kabar gembira bagi masyarakat Banyuwangi yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. Sebab, sekolah yang menerapkan kurikulum pendidikan dengan standar Universitas Cambridge, Amerika yakni SD Lazuardi Tursina Global Islamic School (GIS) telah hadir di Banyuwangi. Sebagai perkenalan, telah dilangsungkan soft launching sekolah yang berpusat di Jakarta itu pada hari ini, Senin (17/3).

Hadir pada acara tersebut Bupati Abdullah Azwar Anas, ketua Yayasan Lazuardi Haidar Bagir, pakar pendidikan berbasis multiple intelligences  (kecerdasan ganda/majemuk-red) Munif Chatib dan Ny. Dani Azwar Anas, Ny. Lubna Assagaf, Ketua NU Banyuwangi, Ketua Muhammadiyah dan Ketua LDII.

Haidar Bagir mengatakan, tujuan sebenarnya dari mendidik anak mulai banyak dilupakan dan ditinggalkan oleh orang tua maupun guru di sekolah. Anak-anak sering dituntut untuk berprestasi yang diwujudkan dalam nilai-nilai mata pelajaran. “Padahal jika anak dianggap pintar dengan nilai yang baik di sekolah, tidak menjamin anak sukses di masa depan,” ujar profesor lulusan Harvard itu..

Haidar melanjutkan tujuan sebenarnya dari mendidik anak adalah menciptakan anak yang bahagia tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Untuk mewujudkan itu  anak-anak harus dididik diantaranya dengan lingkungan yang mendukung, kurikulum yang sesuai dan melihat bakat serta potensi anak. “Kami memberikan pendidikan yang membuat anak bahagia. Potensi anak berbeda-beda dan inilah yang kami jadikan acuan dalam mendidik anak,” kata Haidar.

Sementara itu Bupati Anas mengatakan, dalam membangun daerah tidak hanya dengan meningkatkan perekonomian namun harus seiring dengan membangun sumber daya manusia. Untuk mewujudkan itu tidak hanya investasi ekonomi yang digencarkan agar masuk Banyuwangi namun juga investasi pendidikan. “Kami terus mendorong terwujudnya pendidikan yang berkualitas hingga kini Banyuwangi telah memiliki sekolah pilot negeri, politeknik negeri dan juga atas izin Menteri pendidikan Universitas Airlangga juga berdiri di Banyuwangi,” ujar Bupati.

Berdirinya sekolah Lazuardi, lanjut Bupati diharapkan dapat mendukung terciptanya SDM yang berkualitas sejak dini. Ini juga sebagai jawaban dari para orangtua yang meminta agar Banyuwangi memiliki sekolah berkualitas internasional. “Kami berharap sekolah ini dapat mendorong pendidikan di Banyuwangi semakin maju,” tutur Bupati Anas.

Pada acara soft launching tersebut Haidar Bagir dan pakar pendidikan Munif Chatib juga berkesempatan memberikan materi seputar pendidikan yang tepat kepada anak. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :