Pengamanan Arus Mudik, Polres Banyuwangi Gelar Operasi Ramadaniya Semeru 2016
Rabu, 29 Juni 2016
Banyuwangi - Sebagai persiapan pengamanan jelang arus mudik Lebaran 2016, Jajaran Polres Banyuwangi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadaniya Semeru. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resort Banyuwangi (Kapolres) Budi Mulyanto di halaman Kantor ASDP Ketapang, Rabu (29/6).
Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan tujuan pelaksanaan apel gelar pasukan itu untuk mengecek dan mengetahui kesiapan seluruh satuan tugas serta kelengkalan sarana dan prasarana untuk mendukung terlaksananya Operasi Ramadania Semeru 2016. “Semoga melalui apel gelar pasukan ini dapat mewujudkan situasi kamtibmas, sehingga masyarakat dapat menjalankan hari raya dengan rasa aman dan nyaman,” ucapnya.
Operasi itu, lanjut Budi, akan berlangsung selama 16 hari. Mulai 30 Juni hingga 13 Juli mendatang untuk mengawal tradisi mudik, kembali ke kampung halaman oleh warga. “Dengan adanya momentum ini maka akan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat. Baik itu di tempat-tempat rekreasi maupun pusat perbelanjaan. Maka, itulah pula mengapa pengamanan itu harus dikelola dengan baik, pada saat ataupun sebelum hari raya,” katanya.
Personil yang terlibat dalam operasi ini, lanjut Kapolres sebanyak 690 orang yang terdiri atas personil Polri sebanyak 440 orang dan non Polri sebanyak 250 personil. Sedangkan khusus pengamanan diwilayah Ketapang akan diterjunkan 120 personil.
“Selain personel tersebut Polres Banyuwangi juga menerjunkan 1100 anggota untuk memback up pengamanan selama arus mudik lebaran. Selain itu tim sniper (penembak jitu) juga disiagakan dibeberapa titik rawan sepanjang jalur Wongsorejo-Kalibaru,” cetus Kapolres.
Pada akhir sambutannya, Budi menambahkan agar khusus bagi tim pengamanan yang bertugas di Ketapang bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena arus kendaraan yang masuk maupun keluar pelabuhan biasanya membludak dan menimbulkan kemacetan, maka perlu penanganan yang terintegrasi sebagaimana sistem yang telah berjalan.
Selain itu sebagai salah satu objek vital nasional, pengamanan wilayah Ketapang juga mendapatkan perhatian khusus dari pihak Kepresidenan RI. “Ada 28 cctv di pelabuhan Ketapang yang terhubung langsung dengan Kantor Presiden, maka kami minta agar dilakukan pengamanan yang terbaik oleh seluruh personel,” pinta Kapolres.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadania Semeru 2016 tersebut diikuti tim gabungan dari Polri, CPM, TNI AD,KODIM 0825, TNI AL, Dishubkominfo dan Satuan Polisi Pamong Praja. (humas)