Pentingkan Pendidikan Karakter,300 Kasek dan Guru Ikuti Training ESQ

Jumat, 7 Maret 2014


BANYUWANGI - Sadar akan pentingnya pendidikan karakter, tiga ratus kepala sekolah (kasek)  dan  guru  mengikuti training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Peduli Pendidikan, Jumat (7/3). Mereka yang  terdiri atas 240  kasek dan 60 guru tersebut merupakan guru SD, SMP, SMA/SMK dan para ustad ustadzah se-Kabupaten Banyuwangi. Dipandu oleh para trainer ESQ Leadership Center berlisensi Ary Ginanjar Agustian, yakni Andrian Hamzah dan Firmansyah Mario, seluruh peserta dibawa ber-experience training.  

Bupati Abdullah Azwar Anas ketika membuka acara tersebut mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa ajang ini merupakan media kontemplasi yang penting agar tak selalu mengatasnamakan rasio. "Lakukan terus introspeksi diri, dan  sering-seringlah dalam mendidik para siswa mengajak mereka untuk berdoa bersama. Karena kita tidak tahu, barangkali keberhasilan guru mengajar adalah berkat doa para siswa. Atau kesuksesan anak-anak kita ke depan adalah berkat doa para guru," ujar bupati.        

Bupati Anas juga menyempatkan  untuk  mengulas hasil penelitian World Bank terbaru yang menyatakan bahwa sertifikasi guru di Indonesia tidak berkorelasi positif terhadap kualitas dan mutu belajar mengajar. "Jangan sampai hal itu terjadi lagi, padahal untuk sertifikasi guru di Banyuwangi, kita sudah mengeluarkan lebih dari Rp. 300 miliar. Mari kita jadikan pelatihan ESQ ini sebagai sarana untuk terus berbenah dan memperbaiki diri,"ajak Bupati Anas.    

Untuk diketahui, ESQ yang mentahbiskan diri sebagai pendidikan karakter ini menuntun peserta untuk membangkitkan 7 nilai dasar yang ada di dalam diri manusia, yakni jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil dan peduli. Melalui training ini peserta diarahkan untuk dapat mencapai nilai-nilai dasar tersebut dan  membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengerahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif. Training dibuat sedemikian rupa sehingga peserta seperti menikmati sebuah pertunjukan. Apalagi peserta juga diajak terlibat beberapa aktifitas seperti game, simulasi, saling berbagi pengalaman. Selain itu materi training disampaikan dengan menggunakan multimedia yang menggabungkan antara animasi, klip film, efek suara dan musik yang ditampilkan dengan medium layar besar dan tata suara hingga 15 ribu watt.    

 Kegiatan yang diadakan di Gedung Wanita ini dilangsungkan  selama 3 hari berturut-turut, Jumat - Minggu  (7-9/3). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anas hadir didampingi Ny Dani Azwar Anas dan para pejabat komponen Pemkab Banyuwangi. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :