Peringati Harkitnas ke-108, Bupati Ingatkan Perlunya Proteksi Terhadap Generasi Muda

Jumat, 20 Mei 2016


<span 1.6em;"="">BANYUWANGI – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 digelar di Taman Blambangan Banyuwangi, Jumat (20/5). Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas yang bertindak selaku inspektur upacara mengingatkan perlunya proteksi terhadap generasi muda.

“Moment ini menjadi ajang bagi kita untuk merefleksi semua kerja yang kita lakukan demi Banyuwangi. Termasuk menjaga generasi muda kita dari berbagai ancaman,” kata Anas.

Generasi muda Indonesia, lanjut Anas, saat ini tengah menghadapi permasalahan ketahanan bangsa. Seperti munculnya kekerasan dan pornografi yang akhir-akhir ini semakin mengemuka dan memprihatinkan. “Medium baru  teknologi digital berperan penting dalam penyebaran informasi, baik positif maupun negatif secara cepat dan massif, Kalau anak-anak muda bisa mengambil sisi positifnya, itu bagus bagi perkembangan bangsa ini. Tapi jika sisi negatif lebih banyak terserap, pelan-pelan kita akan hancur, ” pesan Anas, mengingatkan.

Belum lagi masalah lain, tambah Anas, seperti ancaman radikalisme dan terorisme yang justru semakin menjamur di saat IT mengalami kemajuan. Sebab mereka seolah mendapatkan medium baru untuk menyebarkan paham yang mereka anut.

“Tantangan tersebut harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter. Kita perlu bekerja dengan cara baru yang penuh inisiatif, bukan hanya mempertahankan dan membenarkan cara-cara lama,” tandas Anas.

Anas pun meminta agar pola perilaku berubah, yakni  harus membiasakan yang benar dan bukan membenarkan yang biasa. Termasuk bagaimana  membimbing generasi muda agar berperilaku baik sesuai norma agama dan menjunjung adat ketimuran.

Di akhir sambutannya, Anas pun menyampaikan ajakannya untuk terus berbenah  diri. “Untuk saudaraku yang diberi amanah menjadi abdi negara, saya mengajak untuk menyelenggarakan proses-proses secara lebih efisien. Mari pangkas segala proses pelayanan yang berbelit-belit dan berkepanjangan tanpa alasan jelas. Mari bangun proses-proses yang lebih transparan dan berikan layanan tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan,” ajaknya.

Untuk diketahui, sebelum upacara ini digelar juga telah dilakukan tabur bunga untuk para pahlawan secara serentak di dua tempat yang berbeda. Yakni di Taman Makam Pahlawan Wisma Raga Satria, Taman Makam Pahlawan 0032 di Pantai Boom. (Humas)

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :