Peringati HUT ke- 13, Desa Bangunsari – Songgon Gelar Ruwatan dan Tanggap Wayang
Selasa, 12 Maret 2013
BANYUWANGI – Desa Bangunsari Kecamatan Songgon, hari ini, Selasa (12/3) memasuki usianya yang ke – 13. Pergantian usia tersebut ditandai dengan ruwatan desa yang bertempat di Balai Desa Bangunsari sebagai wujud syukur masyarakat Desa Bangunsari atas berkah yang diberikan Allah SWT. Selain ruwatan, warga juga menanggap wayang semalam suntuk.
Di tengah kesibukannya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyempatkan diri untuk bisa hadir di desa yang kaya akan tanaman buah-buahan seperti rambutan, manggis, dan durian itu. “Saya senang berada di Desa Bangunsari yang sejuk ini. Suasana kehidupan masyarakatnya juga terasa nyaman,”ujar Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati berpesan agar warga selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan sang Kuasa. Dan untuk menjaga agar kehidupan warga yang nyaman tetap terjaga, Bupati minta agar kehidupan anak-anak mendapat perhatian lebih. Termasuk bagaimana menjaga agar makanan yang dikonsumsi tak mengandung bahan pewarna dan pengawet sintetis yang berdampak merusak kesehatan. Juga membimbing anak-anak untuk menimba ilmu pada guru yang baik, sebab trend yang berkembang saat ini, kejahatan mulai banyak dilakukan kalangan anak-anak dan remaja akibat meniru tayangan kriminal di televisi dan kurangnya bimbingan orang tua dan guru.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Bangunsari yang juga dihadiri Muspika Songgon,tokoh agama, tokoh masyarakat dan para kepala desa di Songgon ini diwarnai dengan gelaran ruwatan desa yang dipimpin oleh Ki Dalang Ketang Sudharto. Ruwatan tersebut diawali dengan penyerahan gunungan dari Bupati Anas kepada dalang asal Kecamatan Srono itu. Dalang sepuh namun tetap terlihat energik itu membawakan lakon ‘Laire Bethara Kala’ (Lahirnya Batara Kala). Sementara itu, dijadwalkan pada malam harinya juga digelar wayangan semalam suntuk bersama Dalang Using Rangga Sukoco asal Desa Gintangan, Rogojampi yang membawakan lakon ‘Semar Mbangun Kahyangan.’(Humas & Protokol)