Persiapan Jalur Mudik Banyuwangi Rampung H-7 Lebaran

Minggu, 19 Juni 2016


BANYUWANGI – Jelang masa mudik Lebaran tiba, Pemkab Banyuwangi terus melakukan persiapan infrastruktur untuk keamanan pemudik saat berkendara di jalan. Bukan hanya penambalan aspal sejumlah ruas jalan berlubang, perbaikan gorong-gorong pun ditargetkan seminggu sebelum lebaran bakal rampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Banyuwangi, Mujiono mengatakan secara umum kondisi jalan di Banyuwangi kondisinya baik. Namun, pemkab tetap melakukan antisipasi terhadap sejumlah ruas jalan yang masih memerlukan pemeliharaan.

“Sejumlah ruas jalan memang kita sedang kebut perbaikan dan penambalan menjelang lebaran ini. Kami anggarkan sebesar Rp. 1,5 miliar. Dana ini untuk pemeliharaan rutin, seperti penambalan jalan berlubang dan perbaikan gorong-gorong,” kata Mujiono.

Pemeliharaan jalan tersebut dilakukan di sejumlah titik secara berkelanjutan. Antara lain, di jalan poros penghubung antar kecamatan di wilayah Selatan seperti Jajag, Tegalsari, dan Genteng. Selain juga, perbaikan pada jalan akses menuju pariwisata.

"Serta jalan kabupaten mulai lingkar barat Rogojampi hingga Petahunan juga jadi sasaran perbaikan. Selain pemeliharaan juga dilakukan di wilayah perkotaan mulai dari Ketapang hingga sekitar daerah Sukowidi. Sehingga, pemudik dari dan menuju Bali melalui jalur ini bisa lancar berkendara,” ujar Mujiono.  

Selanjutnya, untuk gorong-gorong yang sudah tidak bisa difungsikan, pemkab juga akan melakukan perbaikan agar tidak terjadi banjir. Mengingat bulan-bulan ini sudah memasuki musim penghujan. Perbaikan gorong-gorong terssebut akan dilakukan di tiga tempat. Yakni di jalur Cluring-Tamanagung- Kembiritan; Desa Benelan Lor, Kabat; Desa Kumendung, Muncar.

“Kami targetkan H-7 semua sudah beres, sehingga jalan-jalan bisa steril dari material bangunan yang bisa mengganggu perjalanan pemudik,” imbuh nya.

Selain pemeliharaan rutin tersebut, pemkab juga membangun jalan baru yang sifatnya berkala. Seperti jalan lingkungan di beberapa tempat di Kecamatan Wongsorejo dan Kecamatan Banyuwangi.

“Ada sekitar 56 titik jalan hotmix yang sudah kami kerjakan. Panjangnya sekitar 300-500 meter dengan lebar 3 meter,” ujar Mujiono.

“Kami juga melakukan pavingisasi di 80 titik. Ini semua untuk memudahkan mobilitas warga. Sehingga warga Banyuwangi yang pulang mudik bisa nyaman,” harap Mujiono.  (Humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :