Pertahankan Gelar ITdBI 2015, Pouly Terima Kasih ke Rekan Timnya

Sabtu, 9 Mei 2015


BANYUWANGI - Di tenda tim yang disediakan oleh panitia, Peter Pouly mendapat banyak ucapan selamat baik dari rekannya maupun kompetitor sesama pembalap. Pembalap Prancis yang bergabung dengan Singha Infinite Cycling Team ini baru saja mengunci  gelar juara International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2015.

Pouly bukan sekadar juara, tapi ia juga mempertahankan gelar yang sebelumnya diraih dalam penyelenggaraan balapan yang sama, tahun 2014 lalu. "Saya berterima kasih ke tim. Sebab semua elemen tim bekerja dan membantu saya menjuarai balapan ini," ucap Pouly lepas etape keempat, Sabtu (9/5) sore.

Pouly menambahkan, kemenangan yang direbut tahun ini juga berbeda dengan saat ia menjuarai ajang yang sama tahun 2014 lalu. "Ini berbeda dengan tahun kemarin. Tahun lalu tidak ada yang mengenal saya. Tapi tahun ini sudah banyak yang mengenal saya," ucapnya girang.

Pouly sebenarnya sudah mengamankan gelar juara ketika ia merebut posisi pertama di etape ketiga. Hari ini, ia nampak tak terlampau bekerja keras. Sejak awal putaran di Etape IV, Pouly lebih banyak bergabung dengan rombongan besar. Bahkan ia sempat tertinggal lima menit di belakang pemimpin balapan.

Gap akhirnya terpangkas seiring waktu. Pouly memang tidak menjuarai etape ketiga. Tapi ia cukup mengamankan posisi bersama rombongan besar. Pouly finish di posisi ke-36, tertinggal 17 detik dibelakang pembalap yang finish pertama, Chun Wing Leung dari HKSI Pro Cycling Team.

"Hari ini balapan sangat cepat dengan jalanan datar. Saya harus bekerja keras. Sebab tim lain juga ingin meraih jersey. Seperti Matrix yang ingin mengamankan green jersey. Lalu UKYO yang ingin merebut klasemen kategori tim," tutur pria Prancis ini.

Sementara itu, juara etape 4, Chun Wing Leung dari HKSI Pro Cycling Team mengatakan, persaingan di etape ini sangat ketat. “Untuk kemenangan ini,kami punya tim yang hebat yang telah memenangkan beberapa jersey  pada etape-etape sebelumnya. Pesaing terberat kami adalah tim Skydive Dubai. Di samping juga peserta lokal Indonesia yang kami akui punya usaha keras,”kata Leung. (Humas & Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :