Perwira Seskoad Studi Kewilayahan di Banyuwangi

Rabu, 28 Agustus 2013


BANYUWANGI – 15 Perwira Siswa Pendidikan Regional (Dikreg) LI (Angkatan 51) Gemilang Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) TNI AD 2013, Studi Kewilayahan dan Pembangunan Wilayah Pertahanan di Kabupaten Banyuwangi. Para perwira yang tengah menempuh pendidikan di lembaga pendidikan tertinggi di lingkungan TNI AD ini, diterima langsung Sekkab Slamet Kariyono Msi didampingi jajaran pejabat pemkab, di Aula Rempeg Jogopati, Rabu (28/8).

Saat menerima perwira TNI AD, Sekkab memaparkan sejumlah keberhasilan pembangunan Banyuwangi yang maju cukup pesat selama tiga tahun terakhir ini. Mulai pertumbuhan ekonomi yang telah menyalip rata-rata nasional dan Jawa Timur hingga Kemudian kebijakan Informasi Teknologi (IT), PDRB dan minat investasi para investor di Banyuwangi.

Yang terpenting, kata Sekkab saat ini Pemkab Banyuwangi memiliki hubungan yang baik dengan TNI/Polri, salah satunya dengan adanya Sinergitas Tiga Pilar. Sinergi Tiga pilar ini adalah kegiatan rapat akbar antara pemkab, TNI/Polri juga melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas untuk membahas  masalah yang mendesak di masyarakat selama tiga bulan. Tujuannya ada korelasi positif selama tiga bulan itu. “Dan alhamdulillah dengan kegiatan ini tingkat keamanan kita semakin bagus, dan bahkan saat ini tingkat keamanan kita tertinggi ke lima di Jawa Timur,” terang Sekkab.

Sementara itu, Perwira Penuntun Pasis Seskoad, Kolonel Infantri Samudro Adi Sutoyo SH, MH sangat kagum dengan Banyuwangi yang mengalami kemajuan  luar biasa. Baik di bidang ekonomi hingga hubungan pemerintah dengan TNI/Polri. “Luar biasa Banyuwangi. Saya dulu waktu tugas di Kodim sini tidak begini. Sangat bagus perhatian Bupati Azwar Anas kepada TNI. Di kabupaten lain tidak seperti di Banyuwangi, masih harus mikir APBD untuk sejahterakan kami,” puji Kolonel Samudra. (Humas dan Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :