Petugas Sigap, Kerusakan Jalan Hanya Sepuluh Persen
Jumat, 7 Februari 2014
BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi memiliki petugas penambal jalan yang sigap dalam mengatasi kerusakan jalan akibat guyuran hujan. Inilah mengapa kerusakan jalan di Banyuwangi yang terjadi akibat tergerus air hujan hanya sekitar sepuluh persen. Sementara di daerah lain kerusakan jalan bisa mencapai 30 persen bahkan lebih. Hal ini disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas disela menyambut kunjungan kerja Bupati Sumenep, di Pendapa Shaba Swagata, Kamis (6/2).
Diterangkan Bupati Anas, jalan di Kabupaten Banyuwangi total panjangnya mencapai 3000 kilometer. Jika yang rusak sepuluh persen berarti sekitar 30 kilometer. Jumlah ini terbilang kecil jika dibandingkan daerah lain yang kerusakannya mencapai ratusan kilometer. “Ini berkat kesigapan petugas Dinas PU Bina Marga dalam menyisir jalan-jalan yang rusak dan langsung segera ditambal” ujar Bupati.
Sementara untuk jalan yang belum ditambal, Bupati Anas mengatakan hal itu karena terbatasnya jumlah personil di Dinas PU. “Saat ini Dinas PU memiliki 6 UPTD yang tersebar di beberapa kecamatan se Banyuwangi. Mereka telah bekerja menyisir dan menambal jalan-jalan berlubang, namun karena petugas terbatas belum semua kerusakan jalan dapat ditambal,” tutur Bupati.
Selain itu, Bupati menambahkan untuk mengurangi kerusakan jalan akibat genangan air hujan Pemkab juga membuat sumur-sumur resapan di beberapa tempat. Ini agar genangan bisa cepat surut dan air mengalir atau meresap ke dalam tanah.
Bupati juga berharap adanya swadaya masyarakat dalam menjaga kondisi jalan. Bupati mencontohkan, apabila ada jalan yang tergenang maka warga yang lokasinya dekat dengan jalan itu bisa bergotong royong membuat sodetan agar air bisa mengalir dengan lancar. “Jika masyarakat ikut berpartisipasi maka jalan di Banyuwangi akan awet dan tahan lama,” pungkasnya. (Humas & Protokol)