Polres Banyuwangi Gelar Pasukan, Bersiap Hadapi Arus Mudik dan Arus Balik

Kamis, 1 Agustus 2013


KALIPURO – 8 Agustus mendatang, seluruh umat muslim  akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Untuk mempersiapkan pengamanan menjelang arus mudik dan arus balik, Polres Banyuwangi melakukan gelar pasukan dalam rangka operasi ‘Ketupat Semeru 2013’, Kamis (1/8) di halaman PT. ASDP Ketapang.

Dipimpin Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi, gelar pasukan itu diikuti anggota Polri, CPM, TNI AD (Kodim 0825), TNI AL (Lanal Banyuwangi), Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. “Gelar pasukan ini dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan akhir personil Polri beserta instansi terkait dan segenap potensi masyarakat serta kelengkapannya sebelum diterjunkan ke lapangan,”ujar Kapolres Nanang, yang membacakan sambutan Kepala Kepolisian Negeri Republik Indonesia Jenderal Polisi Timur Pradopo.

Operasi tersebut, lanjut Kapolres, meliputi 3 tahap. Yakni masa persiapan pada H minus 5 sampai dengan H  minus 1, masa pelaksanaan terhitung dari tanggal 2 – 17 Agustus (16 hari), dan masa konsolidasi pada H plus 17 sampai dengan H plus 20. “Operasi ketupat yang kami gelar selama 16 hari nanti akan mengedepankan tindakan preemtif yakni menekankan pada pengimbauan dan pendekatan. Juga preventif dan penegakan hukum,”terang Kapolres.

Menurut Kapolres, ada beberapa gangguan kamtibmas yang perlu menjadi perhatian serius. Di bidang kriminalitas antara lain pencurian di rumah – rumah yang ditinggal mudik pemiliknya, perampokan terhadap nasabah bank dan pegadaian serta sweeping oleh kelompok tertentu. Terkait ketertiban dan kelancaran lalu lintas adalah tingginya angka kecelakaan yang didominasi kendaraan roda dua, adanya perbaikan jalan dan jembatan, aktivitas masyarakat di pasar tumpah, keluar masuknya kendaraan yang menyebabkan kemacetan di rest area, rumah makan, masjid, pom bensin, serta adanya antrian panjang pada pelabuhan kapal laut.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat, tandas Kapolres, Polri akan menempatkan 6200  personil sebagai pagar betis di jalur pantura untuk meminimalisir terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Di Banyuwangi sendiri diterjunkan sebanyak 754 personil, dengan rincian 556 orang  dari personil Polri dan 195 personil non Polri. “Nantinya mereka akan ditempatkan di beberapa titik seperti tempat peribadatan, pusat perbelanjaan dan terminal bus. Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga akan mendapatkan pengamanan penuh demi kelancaran kegiatan tersebut, selain pengamanan untuk kendaraan pribadi, bus, kereta api,  pesawat dan kapal laut. Banyuwangi juga mendapat back up dari Polda berupa 2 unit sniper (penembak jitu), 1 pleton Brimob, 1 pleton sabhara dan 2 ekor anjing pengendus (K-9) narkoba dan bahan peledak. Selain itu akan ditempatkan pula 3 pos layanan, 7 pos pengamanan dan 9 pos wisata di Banyuwangi.

Pihaknya berharap, ujar Kapolres, melalui pengamanan ini akan tecipta stabilitas dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama menghadapi Idul Fitri mendatang. Usai gelaran apel tersebut, Kapolres yang hadir bersama Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Danlanal, Dandim, Kajari, dan Kepala Pengadilan Negeri menyempatkan diri untuk melihat langsung ke dalam sebuah kapal penyeberangan yang akan berlayar menuju Bali. Setelah itu dilanjutkan dengan melihat pos pengamanan yang berada di pintu masuk pelabuhan Ketapang.(Humas & Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :