Polres Gelar Rakor Operasi Lilin Semeru 2014
Kamis, 18 Desember 2014
Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru 2015
BANYUWANGI - Menjelang peringatan natal 25 Desember 2014 dan tahun baru 2015,
Polres Banyuwangi menggelar rapat koordinasi operasi Lilin Semeru 2014, Kamis (18/12). Rakor yang diadakan di Ruang Rupatama Polres Banyuwangi ini dihadiri Forum Pimpinan Daerah, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Forum Pimpinan Kecamatan dan pihak-pihak terkait.
Tak hanya Polres yang memaparkan kesiapannya terkait pengamanan yang akan dilakukan, tapi juga PT ASDP Indonesia-Ferry; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG); Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo); Dinas Kesehatan; Dinas PU Bina Marga; dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan.
Kompol Sudjarwo dari Polres Banyuwangi mengatakan, Polri siap menurunkan 450 personil yang disupport oleh instansi terkait sebanyak 234 orang. “Total 684 personil akan kami tempatkan di beberapa titik. Antara lain gereja, tempat lain yang digunakan untuk perayaan natal, pusat perbelanjaan, pemukiman, jalan-jalan utama, tempat-tempat rekreasi, stasiun kereta api, terminal bus, pelabuhan dan bandara,”bebernya. Namun gereja akan mendapatkan perhatian khusus, tutur Sudjarwo, mengingat jumlah gereja di Kabupaten Banyuwangi ada 138 gereja.
Lokasi-lokasi rawan juga tak lepas dari perhatian. Personil pengamanan juga akan ditempatkan di titik-titik rawan seperti pasar tumpah yang jumlah total ada 6 pasar mulai Kecamatan Rogojampi sampai Kalibaru. Juga daerah rawan macet, rawan kecelakaan serta rawan longsor atau banjir di kawasan Licin, Songgon, Kalibaru, Glenmore dan Pesanggaran. “Kami telah menyiapkan 17 pos, yang terdiri atas 3 pos pelayanan, 7 pos pengamanan, dan 7 pos wisata,”terang Sudjarwo. Pengamanan akan dilakukan mulai hari H hingga H+9. Sedangkan apel gelar pasukan akan dilakukan pada 23 Desember mendatang.
Sudjarwo juga menekankan perlunya kewaspadaan terhadap kondisi yang mungkin ditemui seperti peredaranan minuman keras (miras), narkoba, terorisme dan euforia anak-anak muda bertepatan dengan pergantian tahun. Jika menemui hal-hal mencurigakan di tengah masyarakat, mereka diminta untuk melaporkannya kepada polisi.
Sementara itu, pihak-pihak terkait lainnya juga menyampaikan kesiapan mereka. Salah satunya General Manager PT ASDP Indonesia-Ferry Cabang Ketapang, Waspada Heruwanto yang menyatakan kesiapan 45 armada kapalnya untuk mengangkut penumpang maupun kendaraan. PT ASDP akan bersiaga mulai 20 Desember hingga H+6.
Waspada juga mengingatkan beberapa permasalahan yang harus diwaspadai seperti kondisi cuaca yang buruk, area kantong parkir yang terbatas, keterbatasan jumlah dermaga, gelombang yang tinggi dan kecepatan angin yang berhembus kencang bahkan hingga mencapai 35 knot.
Namun Waspada meyakinkan, pihaknya telah melakukan upaya pengamanan, antara lain berkoordinasi dengan instansi terkait, kerjasama dengan BMKG untuk mengetahui keadaan cuaca, penempatan personil, memaksimalkan pembukaan loket dan memaksimalkan kantong-kantong parkir. (Humas & Protokol)