Prosesi Larung Sesaji di Waru Doyong, Gunakan Kapal Fiber Buatan Nelayan Sendiri
Rabu, 15 November 2017
BANYUWANGI - Ada yang menarik di sela-sela prosesi larung sesaji Rebo Pungkasan yang digelar di Pantai Waru Doyong, Rabu (15/11). Kapal yang digunakan untuk mengangkut nelayan yang akan melarung sesaji, salah satunya adalah kapal buatan nelayan setempat sendiri.
Uniknya, kapal yang dibuat sudah menggunakan teknologi modern berupa fiber. Untuk bisa membuat kapal tersebut, mereka mendapat pendampingan yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan bekerjasama dengan industri pembuatan kapal di Desa Pondok Nongko, Kecamatan Kabat.
Kepala Disperipangan, Hary Cahyo Purnomo mengatakan, pihaknya terkesan dengan semangat yang dimiliki para nelayan Waru Doyong. "Mereka ini punya semangat untuk maju. Semangat yang seperti ini akan terus kami dukung. Ini sejalan dengan konsep gema pamili menuju ekowisata," kata Hary.
Dengan diajarkan membuat perahu sendiri ini, ujar Hary, kebanggaan dan rasa percaya diri nelayan tumbuh. Kini mereka bisa bikin perahu sendiri dari bahan fiber. Bahkan tak hanya sekedar membuat kapal, tambah Hary, mereka juga bisa menservis sendiri, dan membuat diversifikasi usaha. Seperti misalnya membuat souvenir berbahan fiber.Ini semakin menambah income mereka.
Kapal berbahan dasar fiber, imbuh Hary, mempunyai kelebihan jika dibanding kapal biasa. Yaitu lebih ringan dan perawatannya juga lebih mudah.
Sementara itu, Ketua kelompok nelayan Waru Jajar, Rudi Hartono mengatakan, keinginan untuk belajar membuat perahu fiber memang muncul dari pihaknya. Itu didasari keinginan untuk mandiri. "Kalau kami bisa bikin perahu fiber sendiri, bisa lebih menghemat biaya. Sebab kami tak perlu lagi menyewa kapal. Kami juga bisa menambah penghasilan bila kami mendapat order dari pihak lain, " tandas Rudi.
Perahu yang dibuat Rudi bersama rekan-rekannya ini berukuran 5 Gross Tonage (GT). Mereka mampu membuatnya dalam waktu 5 hari hingga tahap finishing. Rudi yakin prospek ke depan akan berdampak bagus bagi perekonomian nelayan di Waru Doyong. (*)