Rakerda Kependudukan Bahas Penduduk Tumbuh Seimbang

Selasa, 6 Mei 2014


BANYUWANGI –  Guna mewujudkan pembangunan manusia yang seimbang pemerintah terus mendata perkembangan jumlah bayi yang lahir dengan demografi kependudukan di Banyuwangi. Karena kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas,  aspek pembangunan berawal aspek kependudukan,untuk itu perlu dievaluasi terus jumlah angka kelahiran atau penduduk baru untuk disesuaikan dengan luas wilayah yang ada, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, di Aula Rempeg Jogopati, Selasa (6/5).

Rakerda yang digagas Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, (BPPKB) Kabupaten Banyuwangi menghadirkan Kepala Balai Pelatihan dan Pengembangan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Agus Proklamasi, seluruh elemen masyarakat, mulai jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), camat, kepala puskesmas, organisasi masyarakat, organisasi profesi dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Se Kabupaten Banyuwangi membahas rencana dan strategi operasional yang akan dilakukan dalam menyeimbangkan jumlah angka kelahiran dengan demografi kependudukan. “Karena apabila jumlah penduduk membengkak, maka akan berdampak pada makin tingginya biaya kesehatan reproduksi, pemenuhan biaya pendidikan, dan membengkaknya pemenuhan biaya hidup yang harus ditanggung.  Untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, sekaligus memadukan berbagai program terkait yang diarahkan kepada pembangunan yang berwawasan kependudukan, saya sangat mengapresiasi rakerda ini,” ujar Bupati Anas.

Sementara itu, Kepala BPPKB Moh Pua Jiwa menambahkan, jumlah keluarga di Banyuwangi berdasar hasil pendataan keluarga tahun 2013 tercatat sebanyak 498.379 keluarga. Dari jumlah tersebut tersebar di RT/RW yang terdapat di 217 desa/kelurahan.Menurut hasil cakupan wilayah, jumlah RW mengalami kenaikan dari tahun 2010 963 RW, naik di tahun 2011 menjadi 2.654  RW, tahun 2012, 2.654 RW dan tahun 2013 2.850 RW. “Untuk BPPKB Banyuwangi dengan telah mengadopsi isu-isu strategis yang ada mengadakan rakerda sesuai tugas pokok dan fungsinya dengan topik Penduduk Tumbuh Seimbang di Tahun 2015 dan menyongsong Pasca MDGs 2015,” kata Pua Jiwa. (Humas Protokol)   



Berita Terkait

Bagikan Artikel :