Rawan Bencana Tsunami, Susun Peta Jalur Evakuasi

Kamis, 19 Desember 2013


BANYUWANGI – Berlokasi di pinggir pantai, Kota Banyuwangi menjadi daerah yang rawan terkena bencana tsunami. Namun, bencana tersebut bisa diminimalisir dengan persiapan yang matang sebelumnya. Untuk itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi mengadakan diskusi publik, penyusunan peta jalur evakuasi bencana tsunami, di aula Hotel Ikhtiar Surya, Kamis (19/12).

Asisten Administrasi Pemerintahan, Choiril Ustadi dalam sambutannya mengatakan banyaknya korban jiwa pada bencana tsunami yang pernah terjadi di Banyuwangi pada tahun 1994 menjadi pelajaran yang berharga bagi semua pihak. Agar kejadian tersebut tidak terulang, maka pemetaan jalur evakuasi sangat diperlukan sebagai antisipasi. “Kita tidak sedang berharap bencana tsunami datang di Banyuwangi. Namun jika sampai terjadi lagi kita lebih siap karena  sudah memiliki persiapan dan tahu bagaimana harus bertindak,” ujar Ustadi.

Sementara itu, perwakilan BNPB  Beni Kusdianto mengungkapkan diskusi yang dilakukan kali ini untuk melakukan cross check secara langsung kepada stake holder yang berkaitan dengan bencana.” Antara lain BPBD Banyuwangi, perangkat desa setempat dan relawan daerah,” ungkap Beni.

 Sebelumnya, menurut Beni, BNPB telah melakukan berbagai persiapan penanggulangan bencana daerah di pusat, namun sebagai langkah validasi maka dilakukan pengecekan langsung ke daerah. “Kami mencari tahu langsung titik-titik bahaya di Banyuwangi, menentukan kondisi kerentanan masyarakat dan menetapkan jalur dan  tempat evakuasi sementara ketika terjadi bencana,” pungkasnya. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :