Rela Blusukan Kampung Untuk Melihat Air Bersih Bagi Warganya
Selasa, 3 Februari 2015
BANYUWANGI- Untuk memastikan warganya sudah terpenuhi air bersih dan jalan bagus, Bupati Abdullah Azwar Anas rela blusukan ke kampung-kampung. Seperti yang dilakukan Selasa pagi (3/2), setelah memimpin apel pagi di kantor pemkab, Bupati Anas langsung meluncur menuju Dusun Guwuk, Desa Grogol, Kecamatan Giri hanya untuk melihat saluran air bersih dan jalan yang telah di hot-mix.
Setiba di lokasi yang dituju, Bupati Anas langsung bergegas menuju tandon mata air Dusun Guwuk, Desa Grogol. Tandon air ini merupakan salah satu tandon air yang cukup besar di desa bagian barat Desa Grogol. Menurut Sekretaris Desa Grogol, Hariri, tandon tersebut dibangun pemerintah sejak tahun 2004, dengan luasan 3 x 30 meter, dengan debit air yang melimpah. Air ini pun digunakan sekitar 150 KK untuk keperluan minum, dengan retribusi Rp 4 ribu per KK.
Begitu melihat tandon air yang berlimpah, tanpa risih Bupati Anas langsung mencelupkan tangannya dan mengambil air untuk diminumnya. “Ini sangat bersih, saya merasa nyaman loh dengan meminumnya. Ini salah satu sumber kekayaan alam yang dimiliki Banyuwangi. Disini saya melihat kontur tanahnya bagus, dengan berlimpahnya air seperti ini harus digunakan dengan baik,” ujar Bupati Anas.
Lebih jelas dikatakan Bupati Anas, kegiatan yang dilakukan ini sebagai upaya untuk memetakan daerah di Banyuwangi, mana-mana daerah yang memiliki sumber air berlimpah tapi belum ada penampungan. Atau sebaliknya ada daerah yang kekurangan sumber mata air tapi sumber mata airnya susah. Maka pemerintah membantu pemipaan dan pengeboran, salah satunya di Bangsring, Wongsorejo.
Selain meninjau air bersih, Bupati Anas juga melihat jalan hot- mix yang ada di wilayah barat ini. Salah satunya jalan yang menghubungkan, Jambean – Mangli – Grogol, Desa Jambersari. “Kita ini sedang ngecek jalan-jalan mana saja yang telah di hotmix. Kami melihat sudah bagus, tetapi di gang-gang memang masih banyak yang rusak, tapi ini akan kami benahi secara bertahap,” ujarnya.
Selama empat tahun ini Bupati Anas telah menyelesaikan pembangunan dan pemeliharaan jalan sepanjang 300 kilometer per tahun. Jalan yang telah dibangun di era Bupati Anas ini mulai jalan poros yang menghubungkan antar desa ke desa, antar desa dengan kecamatan juga jalan menuju akses pariwisata. (Humas & Protokol)