Ribuan Lampion Pramuka Terangi Banyuwangi
Kamis, 13 Agustus 2015
BANYUWANGI – Suasana malam Kota Banyuwangi berubah semarak dengan parade aneka kreasi lampion yang menerangi sepanjang jalan protokol. Pawai lampion ini juga unik karena dibawakan oleh ribuan siswa berseragam pramuka. Ribuan masyarakat juga ikut menyaksikan pawai yang dilepas langsung oleh Bupati Abdullah Azwar Anas dari depan Kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis malam (13/8).
Pawai yang digelar untuk memperingati Hari Jadi Pramuka ke-54 sekaligus Hari Kemerdekaan RI ke 70 ini diikuti 1200 pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Berbagai bentuk kreatifitas lampion bertemakan pramuka ditampilkan secara atraktif oleh para siswa. Seperti lampion berbentuk tunas kelapa, tanda kecakapan khusus dan simbol-simbol pramuka.
Tidak hanya itu saja para siswa juga menampilkan lampion yang menggambarkan kesenian Banyuwangi. Seperti lampion berbentuk omprog Gandrung, Barong Kemiren, Seblang dan kebo-keboan. Ada juga atraksi semaphore, miniatur jembatan dari tongkat dan tali temali, pembacaan puisi dan drumband.
Dalam sambutannya Bupati Anas menyatakan rasa bangganya atas kreatifitas yang dimiliki oleh para anggota pramuka. “ Kami bangga dan senang pramuka memiliki banyak kegiatan yang bisa mendorong anak muda menjadi aktif dan kreatif,” kata Bupati.
Bupati juga berharap pawai lampion ini bukan hanya sekedar kegiatan rutin memperingati hari jadi namun bisa menjadi obor penyemangat dalam menumbuhkan gotong royong dalam membangun Banyuwangi. “ Semangat ini harus dipupuk sejak dini agar anak-anak nantinya semangat untuk membangun daerah,” kata Bupati Anas.
Wakil Ketua Binamuda dan Saka Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi, Budianto menambahkan, pramuka ingin mentradisikan pawai lampion ini setiap memasuki malam 14 Agustus. “Hari jadi Pramuka adalah 14 Agustus. Malam sebelumnya kami ingin pawai lampion bisa terus diadakan setiap tahunnya. Mengapa lampion? Sebab kami ingin lampion menjadi simbol bagi pramuka yang akan terus menjadi pelita bagi bangsa ini,” beber Budianto.
Budianto berharap, memasuki hari jadinya yang ke – 54, ke depannya pramuka bisa tetap memberikan kontribusi bagi pembentukan karakter generasi muda. Selain itu juga pramuka mampu mengisi ruang pembinaan bagi generasi muda. “ Melalui berbagai kegiatan di kepramukaan kami ingin pemuda memiliki sikap mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab. Sehingga nantinya mereka bisa ikut berpartisipasi dalam membangun Banyuwangi,”harapnya. (Humas & Protokol)