Rijig-rijig Pantai dan Tanam Ribuan Pohon Cemara

Jumat, 20 September 2013


BANYUWANGI – Ratusan elemen masyarakat Banyuwangi dan pelajar melakukan aksi bersih-bersih pantai Desa Bangsring, Wongsorejo, Kamis (19/9). Aksi yang disponsori Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim itu, juga melibatkan unsur TNI/Polri, PNS dan kelompok nelayan serta pecinta lingkungan.

Kegiatan bersih-bersih ini, dipimpin langsung Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas yang diikuti seluruh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), SKPD dan juga Wakil Bupati Yusuf Widiyatmoko serta Sekkab Slamet Kariyono.

Selain bersih-bersih pantai dan laut, dalam kegiatan ini juga digelar penanaman vegetasi pantai dan transplantasi karang buatan ke laut lepas. Kegiatan ini juga ditandai dengan penanaman 10 ribu pohon cemara, untuk mencegah abrasi pantai. Yang sebelumnya juga ditandai pelepasan tukik (anak penyu, red) ke laut bebas oleh Bupati dan Wabup yang diikuti masing-masing isterinya.

Dalam sambutannya, Bupati Anas menyatakan, kegiatan bersih-bersih ini merupakan action konkret dalam melestarikan ekosistem laut. “Dengan bersih-bersih ini saya berharap bisa memotivasi masyarakat  untuk peduli kebersihan di laut. Selain itu, juga bisa menjaga pantai  dari abrasi,” kata Bupati Anas. Karena untuk mencegah abrasi ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan anggaran itu untuk membuat talud.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelautan, Pesisir dan Pengawasan Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim, Iryono, menyatakan, bersih-bersih pantai ini bertujuan untuk mencegah kerusakan sumber daya pesisir dan laut. “Ekosistem terumbu karang harus kita lestarikan,”ujarnya.

Dipilihnya pantai Bangsring, kata Iriyono, karena kawasan ini diterapkan sebagai zona perlindungan bersama. Di tempat ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan untuk melestarikan ekosistem laut, diantaranya pembuatan rumah ikan. “Pada tahun 2012 lalu, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi telah menyerahkan rumah ikan buatan kepada nelayan setempat,”katanya.

Untuk saat ini, lanjutnya, juga akan dilakukan kegiatan mencegah abrasi dengan menanam pohon cemara di sepanjang bibir pantai sejauh dua kilometer. Dan penenggelaman terumbu karang buatan ke dalam laut.

Usai bersih-bersih di Pantai Bangsring, bupati beserta rombongan langsung meluncur ke Masjid Darussalam di Desa Bengkak. Kunjungan bupati ke masjid ini adalah untuk menyerahkan insentif bagi 1100 guru ngaji di wilayah  Kecamatan Wongsorejo.

Total anggaran untuk guru ngaji tahun ini sebesar Rp 8,5 miliar dan diperuntukkan bagi 17 ribu guru ngaji se-Kabupaten Banyuwangi. Wongsorejo mendapatkan kesempatan pertama menerima insentif tersebut. Tiap-tiap guru ngaji mendapatkan insentif sebesar Rp 500 ribu per tahun, yang penerimaannya dilakukan dalam dua tahap, yakni bulan September dan  Desember mendatang. Dalam penyerahan itu bupati berharap, peran guru ngaji lebih ditingkatkan. Dan mereka juga bisa menjadi motivator dan teladan bagi masyarakat. (Humas dan Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :