Sambut Tahun Baru 2016, Banyuwangi Gelar Do’a Bersama
Kamis, 31 Desember 2015
Sambut Tahun Baru 2016, Banyuwangi Gelar Do’a Bersama
BANYUWANGI - Menandai pergatian tahun 2015 menuju tahun baru 2016, Pemkab Banyuwangi menggelar doa bersama. Doa bersama kali ini digelar di halaman kantor pemkab, Kamis pagi (31/12). Dipimpin langsung Pj Bupati Banyuwangi, Zarkasi, do’a bersama yang diikuti seluruh PNS di lingkungan pemkab Banyuwangi, berlangsung khusuk dan sakral.
Sejak pagi nuansa di kantor pemkab Banyuwangi terlihat berseri-berseri, meski sedikit mendung tapi tak menyurutkan langkah PNS untuk ikut do’a bersama. Dengan mengenakan pakaian muslim putih dan bawahan gelap, seluruh PNS menuju kantor pemkab. Bagi karyawan laki-laki tampak mengenakan peci hitam, sementara perempuan mengenakan kerudung putih.
Doa bersama ini, rangkaiannya diawali dengan pembacaan khotmil Al Quran yang dimulai sejak pukul 05.00 oleh para hafiz. Selain itu juga dilakukan penyerahan insentif kepada seluruh ketua RT/RW se Banyuwangi dan pemberian santunan kepada 560 anak yatim piatu.
Pj Bupati Zarkasi mengatakan, do’a bersama yang digelar sebagai penutup hari di tahun 2015 ini diharapkan agar semua ingat untuk selalu bermunajat kepada Tuhan YME dalam menjalani kehidupan di tahun mendatang.
“Dengan kita berkumpul dan berdo’a bersama harapan-harapan positif di tahun mendatang Insya Allah dikabulkan Tuhan YME. Setelah merefleksi diri, tentunya kita akan merenungkan segala apa yang telah kita lakukaan. Segala kebaikan yang telah kita lakukan ayo kita tingkatkan lagi. Mudah-mudahan di tahun yang baru ini kita tetap bisa membangun Banyuwangi menjadi lebih baik dan lebih sejahtera,” ujar Zarkasi.
Doa bersama ini juga menghadirkan mubalig kondang Ust KH Aad Ainurssalaam. Ustadz asal Sidoarjo ini sengaja dihadirkan untuk memberikan suntikan rohani sekaligus motivasi baru kepada para PNS menyambut tahun baru.
Hakekat tahun baru ini, kata Ust Aad, dimaknai untuk merenung apa yang telah kita perbuat selama tahun lalu. Kita merefleksi diri, seberapa besar kebaikan yang kita telah lakukan.
“Dengan bergantinya tahun ini, kita harus bertekad menjadi sebaik-baik manusia di mata Allah SWT. Sebaik-baik manusia dimata Allah adalah manusia yang diberi umur panjang dengan memanfaatkan umurnya untuk kebaikan,” imbuh Ust Aad.
Di akhir khotbahnya KH Aad memimpin do’a bersama untuk kebaikan Indonesia, khususnya Banyuwangi. (Humas Protokol)