Santri TPQ se-Banyuwangi Adu Bakat Lewat Lomba Kreatifitas

Minggu, 29 Desember 2013


GENTENG - Santri TPQ se-Banyuwangi beradu bakat dan unjuk kebolehan lewat lomba kreatifitas antar santri yang diadakan Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPM NU) Bina Bakti Wanita, Minggu (29/12).  

Ada anak-anak seusia SD/MI yang tampil dengan kemampuannya mengolah kata lewat ceramah yang disampaikannya. Mereka tengah menjelma menjadi sosok da’i cilik yang menyerukan kebaikan. Di sudut lainnya ada kelompok hadrah anak-anak yang tampil memainkan rebana diiringi lagu bernafaskan keislaman. Sementara di masing-masing ruang kelas terdapat jenis lomba lain yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Satu persatu mereka menampilkan kepiawaiannya dalam acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Desa Kebunrejo, Kecamatan Genteng itu.

Diadakannya lomba yang bertujuan mempersiapkan generasi qur’ani di Banyuwangi ini mendapatkan acungan jempol dari Bupati Abdullah Azwar Anas. "Saya atas nama pemkab mengucapkan terima kasih dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Apa yang dilakukan ibu- ibu YPMNU ini merupakan cikal bakal untuk menghasilkan generasi yang paham Al-Quran.Semoga ke depan bisa terus dilanjutkan,"ujar bupati yang sebelumnya juga sempat mengikuti napak tilas perang Puputan Bayu di Kecamatan Songgon. Bupati mengakui, pihaknya merasa senang karena TPQ di Banyuwangi progressnya cukup bagus dan mampu  menyeimbangkan pendidikan anak yang sifatnya duniawi.                                                

Senada dengan Bupati Anas, Ketua Yayasan YPM NU, Ny Ma'mulah Harun mengatakan, lomba kreatifitas ini merupakan agenda rutin 2 tahun sekali, yang tujuannya selain untuk mempersiapkan  generasi Islam yang qur'ani, juga untuk menggali minat dan bakat para santri serta mempererat silaturrahim antar komponen, yakni antar  santri, antara santri dengan  orang tuanya, serta antara orang tua santri dengan guru pengasuh TPQ.   Ada  8 jenis lomba yang dipertandingkan, antara lain lomba tartil qur’an, tilawah, hafalan doa harian, tahfidz surat-surat pendek, bina'us sholah, adzan dan iqomah, pemilihan da'i cilik (pildacil), serta hadrah.  

Kegiatan yang melibatkan ratusan santri ini  dihadiri pula  oleh banyak tokoh, diantaranya Ketua PCNU KH Masykur Ali, pengurus dan pengasuh Ponpes Bustanul Makmur KH Muaffiq Amir, juga KH Lukman Hakim. Selain itu hadir  pula anggota DPRD Banyuwangi serta para kepala SKPD. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :