Sempurnakan Renja SKPD 2016, Pemkab Selenggarakan Forum SKPD 2015
Jumat, 13 Maret 2015
BANYUWANGI – Untuk mengsinkronisasi dan menyempurnakan rencana kerja (renja) SKPD 2016, Pemkab Banyuwangi menyelenggarakan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) selama dua hari, dimulai hari Kamis (12/3) sampai Jum’at (13/3). Forum SKPD ini digelar di Aula Rempeg Jogopati, dan diikuti seluruh Kepala SKPD, camat dan lurah/kades se kabupaten.
Forum itu dipimpin langsung Sekretaris Daerah, Slamet Kariyono. Dalam forum ini Sekkab menyatakan perlunya forum ini digelar untuk menyamakan visi agar berjalan dengan baik sesuai aturan. Dikatakan Sekkab, kerja di tahun kita sudah baik, bahkan selama menyelenggarakan event Banyuwangi Festival, kita dinilai sukses luar biasa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Karena suksesnya itu, kita mendapat audit dari BPK terkait penyelenggaraan event yang non APBD seperti dana-dana sponsor dari pihak ketiga. “Mengingat ini kita harus lebih hati-hati terutama tertib administrasi. SKPD supaya menyiapkan dokumen dan bukti perencanaan yang jelas. Karena jika ada dokumen fiktif itu menjadi tanggung jawab SKPD,” kata Sekkab.
Perlunya mengingatkan SKPD menyiapkan dokumen dengan benar agar bisa dipertanggungjawabkan. Dokumen ini perlu kita susun sebaik mungkin. Sebab Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selalu menilai sesuatu berdasarkan proses perencanaannya. Saya minta agar tiap SKPD tak ragu untuk berkonsultasi dengan inspektorat, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sehingga nantinya kita kembali bisa meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) penuh seperti sebelumnya.
Ditambahkan Sekkab ditahun 2016, Bupati meminta beberapa sektor tertertu yang menyangkut pelayanan bidang kesehatan. Seperti, memaksimalkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baik di rumah sakit atau puskesmas. Yang tak kalah penting juga sektor peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya pendidikan juga perlu ditingkatkan. “Terutama anak-anak tidak mampu agar bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin dan jangkauan seluas-luasnya,” kata Sekkab.
Disisi lain pemerintah juga harus melakukan efesiensi dan pengurangan ekonomi biaya tinggi agar kita bisa menopang perekonomian Banyuwangi. “Untuk ini kita perlu penguatan birokrasi yang lebih efektif serta meningkatkan sinergi dan konsolidasi hubungan antara pemerintah dan stakeholders,” pesan Sekkab.
Sementara itu Kepala BAPPEDA, Agus Siswanto menambahkan tahun 2016 nanti, total pagu anggaran indikatif untuk masing-masing kecamatan sebesar Rp. 110 miliar. Saat musrenbangcam ada usulan rencana kerja SKPD sebesar Rp 17,5 miliar. “Pagu yang sudah kita tetapkan jangan diubah karena itu akan jadi panduan. Ini akan kita sinkronkan di forum ini,” ujar Agus.
Dalam forum ini akan kita menjadi lima kelompok forum gabungan SKPD, yang terdiri Bidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Infrastruktur. Disana nanti sinkronkan usulan yang urgent, termasuk usulan dari bawah yang menyangkut anggaran pro rakyat. (Humas & Protokol).