Seniman Musik Jalanan Banyuwangi,Diberi Ruang Berekspresi
Sabtu, 5 Maret 2016
BANYUWANGI- Banyuwangi terus memberi ruang bagi para seniman untuk mengaktualisasi dan mengekspresikan kepiawaiannya dalam berkesenian. Sebagai bentuknya setiap malam Minggu di sejumlah ruang publik digelar beragam pertunjukan seni musik dan budaya.
Di RTH Sri Tanjung, para seniman musik jalanan diberi kesempatan manggung menghibur masyarakat. Para seniman musik inipun tampak bermain musik dengan nyaman, mereka tak harus berada dijalanan. " Ini benar-benar menyenangkan. Kami yang dulunya hanya bermain musik di jalanan sekarang berada ditempat yang istimewa. Masyarakatpun bisa menyaksikan kami di sini," kata Ketua Paguyuban Pengamen Jalanan, Banyuwangi, Dendi.
Selain itu, di RTH Blambangan digelar pertunjukan kesenian sebagai panggung aktualisasi seni budaya para seniman lokal. Seperti janger, barong , hadrah, jaranan, sendra tari dan drama tari yang digelar setiap Sabtu malam. Para pelaku seni dan budaya ini digilir secara bergantian untuk tampil di panggung yang didesain khusus untuk pertunjukan seni.
" Semua gelaran ini, mulai musik jalanan dan pertunjukan seni ini, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para pelaku agar bisa mengekspresikan karyanya di tempat yang representatif, " kata Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, MY Bramuda.
Selain itu, kata Bramuda, untuk memberikan hiburan masyarakat Banyuwangi di setiap weekend agar mereka tidak perlu pergi kemana- mana cukup menikmati malam Minggu di Banyuwangi. "Yang jelas juga kami ingin meningkatkan perekonomian di masyarakat.Kalau ada event seperti ini para penjual kuliner dan pedagang bisa menjajakan jualannya," pungkas Bramuda.(Humas)