Sepanjang Siang – Dini Hari, Gerak Jalan Tradisional Macetkan Banyuwangi

Minggu, 1 September 2013


BANYUWANGI – Tuntas sudah gerak jalan tradisional 2013 digelar. Ribuan masyarakat tumpah ruah ke jalan menyemarakkan ajang yang menjadi penutup dari peringatan HUT ke-68 RI ini, Sabtu (31/8). Tak hanya penontonnya yang ribuan, pesertanya yang  ribuan pula memacetkan jalur sepanjang Jajag – Banyuwangi dari siang hingga dini hari menjelang.

Salah satu hal yang menyebabkan antusiasme warga adalah karena Bupati Anas beserta Forum Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, dan Pejabat Komponen Pemkab  juga turut serta dalam gerak jalan tersebut. Bupati beserta seluruh rombongan ikut berjalan dari Kantor Camat Gambiran, dimana kategori 45 Km dilepas. Seakan tak mau melewatkan kesempatan, penonton yang berjubel di tepi-tepi jalan berebut bersalaman dan berfoto dengan orang nomor satu di Banyuwangi itu.

Hal lain yang menarik perhatian masyarakat, lantaran peserta gerak jalan yang ditontonnya  berkostum unik  dan membawa beragam aksesoris dan alat musik yang tak kalah unik. Jalanan berubah ramai dengan aksi dan semangat peserta dari berbagai usia. Begitu pula para penjual makanan dadakan yang berjajar di sepanjang tepian jalanan yang menjajakan dagangan berbagai varian seperti rujak, es, jagung rebus dan bakar, bakso, mie ayam dan masih banyak lagi.

Sebelumnya, gerak jalan tradisional yang rutin digelar untuk mengenang semangat juang para pahlawan  ini diawali dengan pemberangkatan kategori 8 Km (SD/MI) yang diikuti 558 regu. Peserta dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulihtiyono dari depan Wisma Atlet GOR Tawangalun. Sementara di kategori 17 Km dan 45 Km , Bupati Abdullah Azwar Anas langsung turun  melepas peserta. Kategori 17 Km yang diikuti 268 regu dilepas dari Balai Desa Gladag Kecamatan Rogojampi. Dan kategori 45 Km yang melibatkan 140 regu dan 150 perorangan diberangkatkan dari lapangan depan  Kantor Camat Gambiran.  (Humas & Protokol)  



Berita Terkait

Bagikan Artikel :