Seribu Anak Serentak Cuci Tangan Pakai Sabun

Kamis, 31 Oktober 2013


BANYUWANGI - Ada berbagai cara untuk mengajak orang berperilaku positif demi menjaga kesehatan. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh anak-anak sekolah dasar di Banyuwangi. Mereka  berama-ramai mensosialisasikan gerakan cuci tangan pakai sabun dalam rangka Global Handwashing Day, di Taman Blambangan pada  Kamis (31/11).

Masih banyak orang terutama anak-anak yang belum memahami pentingnya mencuci tangan pakai sabun. Padahal mencuci tangan terutama sebelum makan dan sesudah buang air dapat mencegah masuknya kuman penyebab penyakit ke dalam tubuh. Untuk itulah 1000 siswa dari 33 SD di Banyuwangi diajak untuk melakukan gerakan mencuci tangan yang benar memakai sabun. “Kegiatan ini sepertinya sepele namun memiliki peran yang sangat penting bagi upaya menjaga kesehatan tubuh,” kata Bupati Anas.

Data dari Dinas Kesehatan Banyuwangi pada tahun 2013 menunjukkan, sebanyak 20.176 balita terserang diare dan 200 lainnya menderita cacingan. Kasus-kasus tersebut muncul karena adanya perilaku hidup yang kurang sehat. “Kegiatan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebagai salah satu pilar perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada masyarakat, diharapkan bisa membawa pengaruh yang lebih luas pada perilaku PHBS di masyarakat,” ujar Bupati Anas.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ny. Dani Azwar Anas mengatakan kegiatan yang terselenggara atas kerjasama dengan PT. Unilever ini akan dilakukan secara berkesinambungan. “Anak-anak usia SD lebih mudah untuk diajari cara mencuci tangan yang benar. Nantinya mereka dapat mempengaruhi teman atau keluarganya untuk melakukan hal yang sama. Serta diharapkan perilaku ini akan menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa,” ujar Ny. Dani.

Sementara itu General Manager Yayasan Unilever, Shinta Kaniawati menjelaskan Lifebuoy berfokus membentuk kebiasaan CTPS dimulai dari siswa SD sejak tahun 2005 hingga kini. Apalagi anak-anak adalah penerus bangsa yang sangat penting perannya dalam menciptakan Indonesia yang lebih baik di masa depan. “Diharapkan kebiasaan sehat yang terbentuk sejak dini akan terbawa seterusnya, sehingga menciptakan generasi bangsa yang lebih peka pada kesehatan,” tutur Shinta.

Setelah dibuka oleh Bupati Anas Kegiatan CTPS tersebut ditandai dengan memberikan cap tangan di kain putih dan cuci tangan pakai sabun bersama yang dilakukan oleh Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK, Forpimda, pihak Unilever serta seluruh anak-anak. (Humas & Protokol)

 

 

 

 

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :