Silase, Alternatif Pakan Ternak Bergizi Tinggi
Kamis, 28 November 2013
BANYUWANGI – Kondisi musim yang tidak menentu menjadi salah satu kendala pada ketersediaan pakan bagi ternak. Kini ada alternatif pakan ternak yang tidak terpengaruh musim dan mampu memberikan nilai tambah pada perkembangan hewan ternak yakni pakan silase, produk pakan hijauan yang difermentasi sehingga dapat disimpan untuk jangka waktu yang lama. Produk silase ini mulai disosialisaikan kepada para petani dan peternak di Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kec. Gambiran, Rabu (27/11).
Direktur New Market and Development ASEAN PT. Dupont Andi Gumala selaku salah satu pengembang produk silase-Jagung Pioneer di Banyuwangi mengatakan, produk silase dari jagung memberikan beberapa manfaat sekaligus bagi petani dan peternak. Pertama masa tanam jagung singkat, yakni hanya 80 hari sudah dapat dipanen. Bagi petani selain mendapatkan hasil dari panen jagung, daun dan batangnya diolah menjadi silase yang dapat dijual kepada peternak. “Silase hasil produksi petani binaan kami selalu habis terserap pasar,” aku Andi.
Sedangkan bagi peternak Andi mengungkapkan dapat membantu pertumbuhan hewan ternak lebih maksimal. Contohnya pada sapi perah, selain mampu menambah berat badan sapi juga meningkatkan hasil perahan susu. “Sapi perah peternak binaan kami yang diberikan silase selama 1 bulan, mampu meningkat hasil susunya, dari 9 liter per hari menjadi 12 liter per hari,” ungkap Andi. Bahkan di Malang, menurut Andi peternak sapi perah sudah bisa menghasilkan hingga 25 liter perhari.
Sementara itu Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko yang membuka kegiatan sosialisasi menyatakan bangga dengan peternakan di Banyuwangi. Karena peternakan sangat potensial menjadi penyangga perekonomian daerah. Populasi sapi di Banyuwangi saat ini mencapai 144.000 ekor dan masih bisa bertambah dengan adanya ketersediaan lahan dan hijauan yang mendukung. “Dengan adanya pengembangan produk silase dapat menjadi alternatif pakan yang dapat semakin mendukung pengembangan peternakan di Banyuwangi,” ujar Wabup Yusuf. (Humas Protokol)