Sinergikan Program Kerja, Bupati Rakorsus dengan Camat & Kepala Dinas

Sabtu, 8 Juni 2013


BANYUWANGI – Untuk mensinergikan program kerja memasuki tahun ketiga pemerintahannya, Bupati Abdullah Azwar Anas mengumpulkan seluruh camat dan kepala dinas, Jumat (7/6) dalam rapat koordinasi khusus (rakorsus).

Bupati Anas didampingi Sekretaris Kabupaten Slamet Kariyono dan Asisten Pemerintahan yang baru dilantik, Choiril Ustadi, mengatakan tahun ini masalah pendidikan, kesehatan dan urusan e-KTP supaya tak ada celah. “Tahun ini kita harus punya treatment yang baik untuk menyelesaikan permasalahan, utamanya pendidikan, kesehatan dan e-KTP. Para camat dan kepala dinas harus bersinergi dan duduk bersama, menyelesaikan masalah mulai dari tingkat lokal,”tegas Bupati seraya meminta kedua belah pihak rutin mengadakan rakorsus untuk berkoordinasi.

 Berbagai hal dibahas dalam rakorsus ini, diantaranya soal penyelesaian lokalisasi, pengentasan kemiskinan, pembinaan administrasi desa, kesehatan masyarakat, kebersihan lingkungan, dan upaya pelayanan gratis (one stop service) di tiap kecamatan. Tak ketinggalan, para kepala dinas juga memaparkan berbagai percepatan yang akan dilakukannya. Misalnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Sudjani yang akan melakukan percepatan dikeluarkannya akte kelahiran segera setelah bayi lahir, sehingga begitu pulang dari rumah sakit bisa langsung membawa pulang akte kelahirannya. Begitu pula dengan perekaman e-KTP yang dilakukan dengan metode jemput bola ke sekolah-sekolah.

Terkait kesehatan, Plt. Kepala Dinas  Kesehatan, dr. Wiji Lestariono juga mengungkapkan jaminan pelayanan kesehatan (jamkesda, jamkesmas) sudah mulai berjalan. Dan bagi masyarakat yang tak terakomodir dalam jamkesda ataupun jamkesmas bisa menggunakan Surat Pernyataan Miskin (SPM).  Sementara itu, dipandang sebagai pendukung bagi perkembangan pariwisata Banyuwangi, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) bersama Dinas Koperasi dan UMKM tiap bulannya juga akan mengadakan pasar kuliner, dimana tiap warung makan yang enak akan mendapatkan pembinaan. Warung-warung pilihan tersebut nantinya akan masuk dalam peta kuliner Banyuwangi. (Humas & Protokol)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :