Sirkuit Banyuwangi Bakal Jadi Tempat Pelatnas BMX
Minggu, 3 April 2016
<span 1.6em;"="">Banyuwangi - Keberadaan Sirkuit Muncar yang memenuhi standar Union Cycle International (UCI) menarik perhatian ketua PB ISSI, Raja Sapta Oktohari. Hadir saat pembukaan Banyuwangi International BMX, Raja Sapta Oktohari mengakui kualitas Sirkuit Muncar memiliki track terbaik di Indonesia, Sabtu (2/3).
"Saya baru pertama kali datang ke Banyuwangi. Penilaian saya, track BMX terbaik di Indonesia ada di Banyuwangi. Moga-moga fasilitas pendukungnya segera dibangun," puji Okto.
Puas dengan kondisi lintasan yang sesuai dengan standar Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI), Okto mantap menunjuk Banyuwangi sebagai salah satu penyelenggara Pusat Pelatihan Nasional balap sepeda. "Pelatnas di Jawa akan ditempatkan di Banyuwangi," ucap promotor dua petinju dunia, Chris John dan Daud Yordan ini.
Datang di saat balapan tengah berlangsung, Okto dibuat takjub dengan para pembalap yang terjun di Banyuwangi International BMX Competition 2016. Apalagi event ini diikuti pembalap dari kelompok usia 5 tahun, hingga pembalap senior dari berbagai penjuru dunia. Sebut saja Jimmi Therkelsen asal Denmark, dan pembalap Jepang, Takamasa Sampei.
Selain itu, jajaran pembalap elit Indonesia juga ambil bagian. Seperti Tony Syarifudin, Rio Akbar dan ratu BMX Asia Tenggara asal Malang, Elga Kharisma. "Perlombaan yang sangat seru," puji Okto.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyambut positif keinginan PB ISSI untuk menjadikan Banyuwangi sebagai veneu pelatnas BMX. Sirkuit Muncar yang berada di lahan aset pemerintah seluas 80 Ha sangat memungkinkan untuk membangun fasilitas pendukung lainnya. "Sirkuit ini ada di lahan Pemda seluas 80 Hektar, sangat mungkin untuk membangun fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk Pelatnas," ujarnya.
Keberadaan gedung BLK (Balai Latihan Kerja) Ketenagakerjaan yang berada tak jauh dari sirkuit, menurut Anas, juga bisa dimanfaatkan dan diintegrasikan dengan Sirkuit Muncar dalam rangka pelatnas.
"Di samping sirkuit ini ada BLK, nanti kalau menjadi pusat pelatihan BMX, bisa kita integrasikan dengan memanfaatkannya. Ruang kelas dan penginapannya kan sudah ada," pungkas Anas. (Humas)