Siswa Berprestasi, Vitamin bagi Kegalauan di Tengah Kenakalan Remaja
Rabu, 18 September 2013
BANYUWANGI - Siswa berprestasi merupakan ‘vitamin’ bagi kegalauan di tengah kenakalan remaja. Ungkapan itu disampaikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di hadapan peserta sarasehan tentang revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila, Rabu (18/9).
Dengan tegas bupati mengatakan forum ini sebagai hal yang penting. “Saya menganggap pertemuan dengan anak-anak muda ini urgent, meski terkadang bagi banyak tokoh dipandang sebelah mata,”tandasnya. Bupati menilai, justru di usia mudalah banyak ide-ide brilian yang muncul, sebagaimana para founding fathers (Soekarno – Hatta) yang kecemerlangan gagasannya mendapat pengakuan banyak pihak ketika mereka menginjak usia 21 tahun. “Dengan mempelajari dan memahami Pancasila, yang pertama kali ditempa adalah batin kita. Sebab religiusitas menjadi pesan moral pertama dari Pancasila,”terang bupati.
Tantangan anak muda saat ini, ujar bupati, sangatlah besar. Salah satunya, kecanggihan piranti HP yang malah memudahkan anak-anak untuk bisa mengakses dan menonton tayangan yang tak layak dilihat. Sementara presentase anak nakal dengan yang berprestasi sangatlah jauh. “Sepulang dari sini, kalian harus menciptakan lingkungan yang baik. Jadilah pioneer di tengah kawan-kawan kalian lainnya, dan jadi tauladan bagi lingkungannya. Masa depan Banyuwangi ditentukan oleh anak-anak muda Banyuwangi sekarang,”tutur orang nomor satu di Banyuwangi itu. Kehadiran anak-anak muda di tempat itu, kata bupati, adalah kesempatan bagi mereka untuk melakukan langkah besar. “Tak ada gunanya jika pemkab terus membangun di sana-sini, tapi perilaku kaum mudanya tidak baik,”pungkas bupati.
Kegiatan yang melibatkan 200 pelajar SMA/SMK se-Banyuwangi dan para alumni paskibraka ini dilangsungkan di Gedung Korpri. Ada dua pemateri yang mengenalkan para siswa lebih jauh tentang kepancasilaan, yakni Drs Subur Bahri dan Miskawi, SPd,MPd. Para peserta juga diajak untuk terlibat langsung dalam diskusi dan memecahkan permasalahan yang mereka alami sehari-hari. (Humas & Protokol)