Smart Kampung Akan Diwacanakan Secara Nasional

Jumat, 25 November 2016


Banyuwangi - Smart kampung yang merupakan program inovasi Kabupaten Banyuwangi dalam mengembangkan daerah pedesaan berbasis teknologi informasi menarik perhatian banyak pihak. Salah satunya Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta yang langsung meninjau dua contoh desa smart kampung saat kunjungan kerja di Banyuwangi, Kamis (24/11) malam.

Dalam kunjungannya tersebut, ia menyempatkan diri untuk meninjau langsung dua desa smart kampung, Desa Tamansari di Kecamatan Licin dan Desa Kampung Anyar Kecamatan Glagah yang sedang melakukan pelayanan di malam hari.

"Smart kampung ini menarik sekali. Pelayanan berbasis online dan pengembangan ekonomi pedesaan diintegrasikan. Ini inovasi yang patut untuk diwacanakan secara nasional," ungkap Oesman Sapta.

Dalam kunjungan kali ini, Oesman mengajak sejumlah media nasional untuk melakukan peliputan. "Kebetulan besok (Jumat 25/11 - red) kita akan mengadakan pers gethering di sini (Banyuwangi) yang diikuti oleh 160 media. Mereka akan saya ajak melihat smart kampung," terangnya.

Pers gethering sendiri merupakan wadah komunikasi antara insan pers dengan pihak legeslatif, baik MPR, DPR dan juga DPD. Banyuwangi sengaja dipilih sebagai tuan rumah pers gethering karena dianggap sebagai daerah yang memilki tingkat pertumbuhan yang baik.

"Para wartawan sendiri yang memilih Banyuwangi sebagai tuan rumah karena mereka melihat Banyuwangi sedang tumbuh," akunya.

Pertumbuhan Banyuwangi sendiri, terangnya, meliputi berbagai bidang. Mulai dari perekonomian, pelayanan publik hingga pariwisata. "Pertumbuhan Banyuwangi luar biasa. Ekonomi, pariwisata, pengembangan ekonomi pedesaan dan juga punya bandara sendiri. Akan ada banyak cerita yang bisa dibagi dari Banyuwangi," pungkas Oesman. (Humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :