Studi Edukasi, SMP Hadi Wijaya Genteng Kunjungi Kantor Pemkab Banyuwangi
Rabu, 22 April 2015
BANYUWANGI - Studi edukasi, SMP Hadi Wijaya Genteng berkunjung ke kantor Pemkab Banyuwangi, Rabu (22/4). Kunjungan mereka kali ini untuk melihat lebih dekat kantor pemerintah daerahnya.
"Kami sengaja mengajak murid-murid kami berkunjung kemari, agar mereka bangga dengan kabupatennya. Agar mereka tahu dimana kepala daerahnya mengendalikan kepemimpinannya," kata Imam Wahyunika, ketua panitia kegiatan ini.
Kehadiran rombongan yang berjumlah 156 orang ini diterima oleh Kepala Bagian Humas Protokol Djuang Pribadi. Para siswa yang duduk di bangku kelas 7, 8 dan 9 ini langsung diantar melihat-lihat seluruh bangunan yang ada di Kantor Pemda.
Ahmat Bayu Dinata, salah seorang siswa mengaku terkesan dengan arsitektur dan keindahan bangunan yang ada di Pemkab Banyuwangi. "Selama ini saya cuma melihat gedung pemkab dari
luar saja, bagian dalamnya saya tidak tahu karena memang tidak pernah masuk,"kata siswa kelas 9 ini. Namun begitu tahu bagian dalam gedung ini, khususnya Lounge Pelayanan Publik, mereka takjub dengan keindahannya. "Ruangannya bagus dan nyaman,"kata Ahmat diamini rekan-rekannya.
Di Lounge Pelayanan Publik tersebut bahkan mereka juga sempat mengakses berbagai informasi terkait progress Banyuwangi lewat komputer yang khusus disediakan.
Puas berkeliling, rombongan siswa yang menempuh pendidikan di bawah naungan Yayasan Hadi Wijaya ini melanjutkan perjalanan ke pendopo Sabha Swagata Blambangan. Disana mereka kembali
berkeliling melihat musholla pendopo yang desainnya unik, melihat kamar-kamar yang ada di guesthouse dan rumah Osing. "Bagus ya. Kami nggak menyangka bangunan seperti ini ada di Banyuwangi. Ini bagus untuk membuka wawasan anak didik kami,"kata Kepala Sekolah SMP Hadi Wijaya, Atik Purwati yang dengan setia mengawal murid-muridnya.
Dalam kegiatan yang rutin dilakukan oleh sekolah ini, seluruh siswa diminta untuk membawa alat tulis berupa buku dan bolpoin. Di sepanjang lokasi yang didatangi, mereka diminta untuk menuliskan apa saja yang mereka temui di tempat tersebut, sekaligus mendeskripsikan apa yang mereka lakukan. Nantinya, di sekolah, mereka akan diminta untuk mempresentasikan apa yang telah mereka dapatkan selama berlangsungnya studi edukasi ini.
Usai menjelajah areal Kantor Pemkab Banyuwangi dan Pendopo, para siswa melanjutkan perjalanannya ke Pantai Boom, Kantor Radar Banyuwangi, Pantai Watudodol dan berakhir di Desa Kemiren untuk melihat budaya khas suku Osing. (Humas & Protokol)