Suasana Khidmat dan Haru Warnai Pengukuhan Paskibraka 2015
Minggu, 16 Agustus 2015
BANYUWANGI - Suasana khidmat dan haru begitu terasa saat Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) 2015, Sabtu (15/8). Seluruh peserta yang
dikukuhkan begitu larut dalam upacara yang di dalamnya dibacakan ikrar Putera Indonesia tersebut.
Bahkan saat prosesi mencium sang saka merah putih sebagai perlambang dengan segenap jiwa raganya mereka bersedia menjalankan tugas mulia itu, keharuan semakin menyeruak. Mereka seakan terbawa oleh syahdunya lagu Padamu Negeri yang mengiringi prosesi tersebut, terlebih pada saat yang sama lampu juga dipadamkan. Tak sedikit yang tampak berkaca-kaca.
Usai dikukuhkan, Bupati Anas menyelipkan pesan kepada para calon paskibraka tersebut untuk tidak hanya sekedar mengukuhkan diri, tapi juga mengukuheratkan niat pribadinya untuk bersikap dan berperilaku sesuai
dengan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Pengukuhan ini bermakna bahwa kalian dengan ikhlas berani diukur masyarakat, dengan tolok ukur
apakah sesuai antara perkataan dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari dengan isi niat yang dinyatakan dalam pengukuhan ini,"tandas bupati.
Sebagai orang yang telah terpilih, Bupati Anas meminta agar calon pasukan paskibraka tersebut terus berkarya dan tak pernah berhenti melakukan hal-hal positif dan inspiratif yang dapat dicontoh oleh anak-anak muda lainnya.
Pengukuhan yang digelar di pendopo Kabupaten Banyuwangi tersebut diikuti oleh 91 orang. Mereka terdiri dari pelatih yang merupakan gabungan TNI/Polri dan Pemkab Banyuwangi. Juga para pelaku pengibar bendera pusaka yang terbagi atas 5 orang personil TNI/Polri selaku Danpaswal dan pengawal, serta 75 siswa calon paskibraka.
Ke-75 siswa calon paskibraka yang terdiri dari 40 putra dan 35 putri itu merupakan hasil seleksi ketat yang telah dilakukan pada 21 - 24 Mei 2015. Seleksi yang diikuti 817 siswa SLTA tersebut berlangsung selama 4 hari. Lokasinya di GOR Tawang Alun, Kecamatan Giri untuk sektor utara. Sedangkan untuk sektor
barat di Kantor Kecamatan Gambiran,dan sektor tengah di Kantor Kecamatan Purwoharjo.
Mereka menjalani latihan dasar mulai 30 Juli - 9 Agustus di GOR Tawang Alun. Sementara pembekalan dilaksanakan pada malam hari mulai 6 - 14 Agustus di aula Hotel Tanjung Asri. Dan latihan pemantapan dengan materi formasi pengibaran dilakukan pada 10 - 16 Agustus di Taman Blambangan.
Koordinator pelatih, AKP Agung Setyo Budi, SH mengatakan, para calon paskibraka telah siap menjalankan tugasnya. "Tanggal 16 Agustus besok mereka akan diistirahatkan agar staminanya prima dan siap bertugas pada 17 Agustus. Yakni saat upacara detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera merah putih, dan juga saat upacara penurunan bendera merah putih pada sore harinya,"katanya.
Dalam upacara yang akan digelar di Taman Blambangan tanggal 17 Agustus mendatang, pada pagi hari yang bertugas sebagai pengibar bendera adalah Angga Cahya Zulkarnain (SMA 1 Rogojampi), dengan pengerek bendera Ahmad Aufa (Madrasah Aliyah Licin) dan Ludfi Almadani. Di sore harinya, Mohammad Rizki (SMAN 1 Pesanggaran) bertugas sebagai pengibar bendera, bersama dua rekannya yang mengerek bendera. Yakni Gilang Anugerah (SMKN 1 Kalipuro) dan Banu Zuhdian (SMAN 1 Giri). (Humas & Protokol)