Sudah Salurkan Rp10,7 Miliar, Tahun Ini Beasiswa Banyuwangi Cerdas Kembali Dibuka

Rabu, 13 April 2016


BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen memberikan kemudahan akses pendidikan bagi masyarakatnya. Memasuki tahun kelima ini, program beasiswa Banyuwangi Cerdas tahun 2016 ini mengalokasikan Rp 3,75 miliar bagi mahasiswa yang berprestasi tidak mampu, mahasiswa yang yatim piatu dan para penyandang disabilitas berprestasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Sulihtiyono mengatakan, sejak tahun 2011 telah disalurkan dana Rp 10,708 miliar kepada lebih dari 700 mahasiswa asli Banyuwangi yang berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Jika ditambah dengan alokasi dana tahun 2016, maka total beasiswa yang telah disalurkan pemkab mencapai Rp 14,4 miliar.

"Beasiswa ini juga ada yang khusus diperuntukkan bagi para penyandang disabilitas yang berprestasi. Kami dorong mereka berkuliah," ujar Sulihtiyono.

Dikatakan Sulih, tahun 2016 ini disediakan beasiswa bagi 90 anak Banyuwangi dengan kondisi tertentu semacam di atas. Rekruitmen seleksi penerima beasiswa ini akan dimulai bulan April 2016, setelah anak-anak mendapatkan nilai dari Ujian Nasional (Unas) 2016.

Calon mahasiswa mendaftar melalui proses pengajuan di sekolah masing-masing. Mereka yang telah terdaftar, akan diverifikasi ulang terkait kelayakan persyaratannya bersama tim dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menjadi mitra Pemkab Banyuwangi.

Ada empat PTN yang bekerja sama dengan program ini, yaitu Universitas Negeri Jember (Unej), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Universitas Airlangga (Unair), dan Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi).

Alokasi dana Banyuwangi Cerdas pada 2016 yang sebesar Rp 3,75 miliar ini naik dibandingkan alokasi 2015 yang sebesar Rp 3,2 miliar. Setiap tahun, alokasi beasiswa Banyuwangi Cerdas terus ditingkatkan. Program tersebut dimulai pada 2011 dengan alokasi dana yang terus meningkat.

Selain diperuntukkan bagi calon mahasiswa, mahasiswa yang sudah berkuliah juga bisa mendapatkan beasiswa Banyuwangi Cerdas ini melalui proses seleksi. "Hingga kini telah ada 205 mahasiswa dibiayai pendidikannya melalui skema ini. Mahasiswa yang dibiayai program ini berasal dari berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar Banyuwangi," jelas Sulihtiyono.

Dia menambahkan, selain melalui skema APBD, Pemkab Banyuwangi juga mengajak dunia usaha untuk ikut menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaannya dengan mendukung penyaluran beasiswa bagi dunia pendidikan Banyuwangi. "Seperti Yayasan Sampoerna yang memberi beasiswa ke sejumlah pelajar Banyuwangi. Kalau yang dari swasta itu langsung ke pelajar, Pemerintah tidak ikut-ikut. Kami cuma memfasilitasinya," kata dia. (humas)

 



Berita Terkait

Bagikan Artikel :