Tanam Padi, Pecahkan Rekor MURI
Senin, 11 November 2013
KALIBARU – Peran Banyuwangi sebagai salah satu lumbung padi Jawa Timur semakin ditegaskan dengan diperolehnya rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dalam kegiatan tanam padi seribu pemuda tani, di Desa Kajarharjo, Kecamatan Glenmore, Sabtu (9/11).
Kegiatan tersebut diikuti petani anggota Gapoktan Rukun Santoso beserta ratusan pelajar dan mahasiswa. Dari target 1500 peserta, tercatat ada 1703 pemuda tani yang mengikuti tanam padi dan akhirnya berhasil memecahkan rekor MURI. Atas pemecahan rekor tanam padi di atas lahan seluas 2,5 hektar tersebut perwakilan dari MURI langsung menyerahkan piagam kepada Gapotan Rukun Santoso melalui Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan dan Kehutanan Ikrori Hudanto.
Ikrori mengatakan kegiatan pemecahan rekor MURI tersebut dalam rangka ikut memperingati Hari Pangan Dunia serta meningkatkan peran petani dalam program ketahanan pangan. Keikutsertaan generasi muda dalam kegiatan ini menurut Ikrori agar sejak dini mengenal dunia pertanian khususnya menanam padi. “Ini salah satu upaya mengenalkan tanam padi sejak dini karena generasi muda yang akan meneruskan dunia pertanian Indonesia khususnya Banyuwangi,” ujar Ikrori.
Sekedar diketahui, pemecahan rekor ini berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yakni menanam padi serentak dengan jumlah terbanyak oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada bulan Juli 2009 lalu dengan peserta tidak lebih dari 1500 peserta. (Humas Protokol)