Tepat Peringatan Hari Jadi ke - 68 Provinsi Jatim, Banyuwangi Raih Penghargaan
Rabu, 16 Oktober 2013
BANYUWANGI – Ada yang menarik dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi pagi ini, Rabu (16/10). Banyuwangi dianugerahi penghargaan dengan predikat Kinerja Terbaik Peringkat Kedua Penyelenggaraan Tertib Pemanfaatan Jalan Kabupaten Se-Jatim tahun 2013. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono, kepada Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dalam upacara yang dilangsungkan di Halaman Pemkab ini.
Tanggal 12 Oktober lalu bertepatan dengan resepsi HUT Jatim di Gedung Grahadi , memang Gubernur Jatim Soekarwo menyerahkan piala, piagam penghargaan dan uang sebesar Rp 7,5 juta kepada Bupati Abdullah Azwar Anas. Namun karena Bupati Anas tengah berada di Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, penerimaannya diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono.
Perlu diketahui, dua kebijakan inovasi-lah yang mengantarkan Banyuwangi memperoleh penghargaan tersebut setelah Pacitan, dan disusul Mojokerto di posisi ketiga. Yakni pembuatan portal jalan kelas III, dan tingginya partisipasi warga maupun perusahaan dalam pembangunan jalan. Banyuwangi adalah satu-satunya kabupaten/kota yang membuat portal jalan, dan dianggap melalui kebijakannya itu mampu menekan kerusakan jalan yang diakibatkan penggunaan yang tak semestinya. Sementara tingginya tingkat partisipasi warga dalam pembangunan jalan dicontohkan dengan kegotongroyongan warga yang sukarela membangun jalan dengan aspal yang digelontorkan pemkab. Sejumlah drum aspal beserta bantuan tenaga ahli memang diberikan pemkab kepada masing-masing wilayah yang pengajuan permohonan perbaikan jalan di wilayahnya disetujui.
Hari Jadi ke-68 Provinsi Jatim yang bertemakan ‘Jawa Timur Makin Mandiri, Sejahtera Bersama Wong Cilik’ ini, jatuh pada Sabtu (12/10) lalu. Upacara peringatan Hari Jadi Jatim ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur terhadap dinamika perjalanan sejarah. Sekaligus juga apresiasi bagi para pelaku sejarah di Jatim. Wabup Yusuf selaku inspektur upacara mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus berjuang menyongsong tantangan di masa depan. Atas keberhasilan Banyuwangi meraih penghargaan di atas, Wabup Yusuf berharap semoga pencapaian tersebut makin memotivasi pemkab dalam upaya meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung semangat investasi dan promosi di Banyuwangi. (Humas & Protokol)