Terobosan Baru yang Digagas Bupati Buat Konjen Amerika Kagum

Sabtu, 7 September 2013


TEGALSARI – Berbagai terobosan baru yang digagas  Bupati Abdullah Azwar Anas mengundang kekaguman bagi Konsul Jenderal (Konjen) Joaquin Monserrate. Hal itu diungkapkan sendiri oleh pria yang lebih suka dipanggil ‘Wakin’ ketika mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam, Desa Blokagung, Kecamatan Tegalsari.

Wakin mengatakan, salah satu hal yang membuatnya kagum adalah upaya Bupati Anas untuk melestarikan kekayaan budaya dan pariwisata Banyuwangi. “Bupati told me that he want to preserve cultural richness  and combine them with tourism potential of Banyuwangi. He said that if you’re not protecting, it means you aren’t proud with them  (Bupati mengatakan dia ingin melindungi kekayaan budaya dan memadukannya dengan potensi wisata Banyuwangi. Katanya, jika kamu tak melindungi potensi tersebut, artinya kamu tidak punya kebanggaan),”ujar Wakin.

Tak sekedar hanya melindungi kekayaan budaya, menurut Wakin, Bupati Anas pandai mengemasnya. Diantaranya lewat gelaran Banyuwangi Festival yang membuat Banyuwangi sekarang begitu dikenal di seluruh Indonesia, dan mulai dikenal pula di luar negeri. Padahal, lanjut Wakin,  tadinya Banyuwangi  termasuk  satu diantara kota yang terbelakang dan miskin. “Banyuwangi is becoming known all across Indonesia because the Bupati knows how to trying something new.Doing something simple but can attract investors. Intinya, pemerintah tahu bagaimana cara mengembangkan daerahnya,”puji Wakin yang cukup fasih berbahasa Indonesia itu. Wakin mengakui, kunjungannya ke Banyuwangi membuatnya memperoleh pengalaman dan ilmu baru. “Disini saya banyak belajar,”tutupnya. (Humas & Protokol)



Berita Terkait

Bagikan Artikel :