Tiga Tempat Yang Menjaga Remaja, Kelas, Komunitas dan Keluarga
Kamis, 31 Oktober 2013
BANYUWANGI – Remaja merupakan aset bangsa yang keberadaannya sangat dibutuhkan untuk menjadi penopang zaman. Namun sayang, saat ini banyak hal –hal buruk melekat pada diri remaja, mulai kenakalan, kebodohan, kebrutalan dan hal-hal buruk lain seperti kasus-kasus narkoba, free seks, dan kriminalitas. Melihat fenomena ini, Bupati Abdullah Azwar Anas miris dan sangat khawatir akan masa depan mereka, untuk itu secara khusus Bupati Anas menitipkan tiga hal mendasar dalam menjaga remaja yakni, Kelas, Komunitas dan Keluarga, kepada para jema’at Gereja Kristus Tuhan (GKT) Rogojampi, saat meresmikan gereja tersebut, Rabu (20/10).
Mengapa kelas, karena kata Bupati Anas, lingkungan anak-anak atau remaja yang paling dekat dengan mereka setiap harinya adalah sekolah dan teman-teman sekelasnya. Biasanya remaja akan mengikuti style dan kehidupan teman sebayanya. Untuk komunitas, biasanya remaja memiliki kelompok atau grup - yang disebut komunitas. Terakhir, sebagai penentu sikap dan perilaku adalah keluarga. Keluarga merupakan benteng dan cermin bagi generasi yang pertama. Karena dimana dia ditempa, awal pribadinya akan terbentuk disini. “Dalam kesempatan ini saya ingin titipkan generasi muda kepada tiga kelompok tadi. Yang tentunya agama juga akan menjadi rem yang utama bagi pembentukan moralitas remaja,” tutur Bupati Anas.
Selain kepada para jema’at gereja, pembentukan moralitas remaja tersebut juga disampaikan kepada para Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kapolres Yusuf, Dandim 0825 Letkol Kav Muslimin Fahsyah, Danlanal Lelkol Laut Pelaut Edi Eka serta tokoh-tokoh agama yang hadir dalam peresmian GKT ini. Salah satunya Ketua MUI Kabupaten Banyuwangi Moh. Yamin dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Rogojampi. (Humas dan Protokol)